Saatnya Seluruh Perguruan Tinggi NTT Bangkit Lawan Radikalisme 

Saatnya Seluruh Perguruan Tinggi NTT Bangkit Lawan Radikalisme 

115 Read

KUPANG– Sebagai bentuk penolakan terhadap radikalisme di wilayah Nusa TenggaraTimur (NTT), seluruh Perguruan Tinggi di NTT siap menggelar deklarasi kebangsaan melawan radikalisme yang akan digelar pada 28 Oktober 2017 mendatang.

Rencananya, aksi itu akan dihadiri 14 Peruguruan Tinggi dan 40 ribu mahasiswa dari seluruh universitas di NTT.

“Aksi ini serentak dilakukan oleh seluruh universitas di Indonesia,” ujar Stering Panitia NTT, David Selan kepada wartawan, Kamis (19/10/2017).

Menurut David, aksi itu perlu dilakukan di NTT karena, NTT merupakan tempat lahirnya Pancasila dan hanya Pancasila yang bisa menyatukan Indonesia.

“Pancasila lahir di NTT oleh karena itu, gerakan rakyat untuk membela Pancasila harus lahir dari NTT,” kata David yang juga Rektor UPG 45 Kupang.

Generasi muda harus diberi pendidikan karakter sejak dini agar jauh dari radikalisme. Deklarasi itu juga, menurut David bukan sekedar euforia tetapi sebagai bentuk pembinaan mental dan spritual universitas.

“Saat ini radikalisme sudah masuk hingga ke perguruan tinggi sehingga dari Rektor hingga mahasiswa harus benar-benar bersih dari radikalisme,” imbuh David.

Ketua Panitia deklarasi, Yanto Rily mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gubernur NTT, Polda NTT dan Danrem 161 Wirasakti Kupang.

“Akan ada pembacaan pernyataan sikap oleh tiga rektor yakni, rektor Universitas Muhamadyah Kupang, rektor Universitas Widya Mandira Kupang dan rektor Undana. Ada juga sambutan dari Gubernur NTT, Kapolda NTT dan Danrem 161 Wirasakti Kupang,” pungkas Yanto.

Penulis : Yuliana Ina

Editor : Dian Timur

Komentar Anda?