Kisah Haru Perjuangan Karel, Ayah di Soe yang Berjuang Selamatkan Anaknya Saat Diterkam Buaya

Kisah Haru Perjuangan Karel, Ayah di Soe yang Berjuang Selamatkan Anaknya Saat Diterkam Buaya

2,652 Read

KUPANG– Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun bernama Kristin Rame tewas diterkam buaya di Kolam Oematan, Desa Oni, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS. Jumat (14/12/2018) sekitar pukul 15.00 wita.

Baca juga : Seorang Bocah di Soe Tewas Diterkam Buaya

Ayah korban, Karel Rame mengaku tak menyangka jika anak perempuannya mengikutinya ke kandang ternak. Meluapnya air kolam, kata Karel, menyebabkan sebagian ternak piaraannya terendam banjir setinggi 2 meter. Ketika sedang mengurus ternak, tiba-tiba ia mendengar suara teriakan anaknya.

“Dia nyusul tanpa setahu saya. Saya kaget dengar korban berteriak. Sekilas saya melihat tubuh anak saya diseret seekor buaya berukuran besar,” tutur Karel.

Tanpa pikir panjang, Karel langsung terjun ke kolam berusaha menolong anaknya. Namun usaha Karel tak membuahkan hasil karena buaya menyeret tubuh korban semakin jauh ke tengah kolam. Karel bahkan sempat menunggangi punggung buaya tepat di bagian leher dan mencoba merampas tubuh anaknya dari gigitan buaya.

“Saya sudah berusaha semampu saya untuk selamatkan anak saya namun saya terjatuh,” katanya.

Tak berhasil menolong anaknya, Karel kemudian berlari ke rumah meminta bantuan warga setempat. Namun nyawa anaknya sudah tak tertolong.

“Berkat bantuan warga dan anggota Polsek Kualin Polres TTS jasad anak saya berhasil dievakuasi dan buaya pun berhasil ditangkap,” ujar Karel.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, korban tewas setelah diterkam seekor buaya di kolam Oematan. Buaya itu muncul karena meluapnya kolam Oematan akibat hujan deras mengguyur desa itu.

Dia mengatakan, korban diterkam buaya saat hendak menyusul ayahnya ke kandang ternak  yang berjarak sekitar 6 meter dari rumah. Korban tiba-tiba diterkam seekor buaya tepat di kaki kiri dan menyeretnya ke kolam.

Saat ini buaya pemangsa bocah malang itu sudah diamankan BKSDA NTT. Sementara jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan. (OK/L6)

Komentar Anda?