Plt. Ketua Golkar NTT Jalin Koordinasi dengan Gideon

0
0

KUPANG– DPD I Golkar NTT menghentikan sememtara Gideon Mbilijora dari jabatan Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur dan sekertaris Robert Riwu. Pemberhentian kedua pimpinan Partai Golkar itu tertuang dalam surat keputusan (SK), Nomor: SKEP-50/DPD/GOLKAR/NTT/I/2019, tertanggal 7 Januari 2019 yang ditandatangani langsung Ketua DPD I Partai Golkar provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Sekretaris DPD Partai Golkar provinsi NTT, Ince D.P Sayuna.

Kini, DPD I Golkar NTT telah mengangkat Plt. Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Timur Liby Sinlaeloe dan Sekretarisnya Frouke Rebo-Bubu.

Baca juga : Kisruh Golkar NTT, Kemarin Dibuang Hari Ini Gideon Dirangkul

Meski sudah memberhentikan Gideon, DPD I Golkar NTT kini berupaya merangkul kembali Gideon dan Robert. Melalui Plt Ketua dan sekertaris, Partai Golkar NTT tengah berupaya melakukan koordinasi dengan Gideon Mbilijora dan seluruh elemen serta perangkat Partai Golkar Sumba Timur.

Bahkan, komunikasi pengurus DPD Partai Golkar NTT dan para senior terus dilakukan kepada Gideon Mbilijora dan seluruh keluarga besar Partai Golkar Sumba Timur. Koordinasi dan konsolidasi itu dilakukan bersama antara Plt Ketua dan Sekretaris serta sejumlah pengurus DPD Partai Golkar NTT dan tokoh senior Partai Golkar NTT diataranya Melki Laka Lena, Mohamad Ansor, Umbu Saga Anakaka, Hugo Rehi Kalembu, Felix Pullu, John Blegur, Phlips Manafe dan Ans Takalapeta.

“Pengurus DPD Partai Golkar NTT dan para tokoh senior ini bersama Plt. Ketua dan Sekretaris terus berkomunikasi dengan Pak Gideon, Pak Palulu, Pak Umbu Lily serta semua tokoh kunci Golkar Sumba Timur untuk sama-sama melalui proses organisasi ini dengan baik. Golkar sudah terbiasa melalui dinamika politik semacam ini dan kami yakin Pak Gideon beserta keluarga besar NTT matang dan dewasa melalui proses organisasi ini,” ujar Wakil Sekretaris Bidang  Organisasi Golkar NTT Mira Natalia Pellu, Selasa (8/1/2019).

Dikatakan Mira, Gideon diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketu DPD II Golkar Kabupaten Sumba Timur karena sesuai target konsolidasi organisasi yang digariskan DPP Partai Golkar juga berbagai data yang diminta, DPD II Sumba Timur tidak memenuhi permintaan dari DPD Partai Golkar NTT. Selain itu, pertemuan tingkat propinsi baik yang dilakukan di Kupang atau daratan Sumba jarang dihadiri Ketua dan Sekretaris.

Hingga terakhir, rapat koordinasi DPD Partai Golkar NTT tanggal 6 Januari, hanya Sumba Timur yang tidak hadir menyampaikan laporan tanpa konfirmasi apapun. Dilanjutkan pemanggilan secara khusus DPD Partai Golkar Sumba Timur oleh DPD I Golkar NTT yang dilakukan pada tanggal 7 Januari 2019 juga tidak diindahkan oleh Ketua dan Sekretaris Golkar Sumba Timur tanpa konfirmasi apapun.

Berbagai pelanggaran inilah yang menyebabkan keputusan pemberhentian sementara ini diambil oleh DPD I Golkar NTT melalui rapat pleno DPD PG Propinsi NTT yang juga dihadiri oleh para senior Ketua dan anggota Wantim DPD Partai Golkat NTT bahkan sudah dilaporkan dan disetujui DPP Partai Golkar.

Meski demikian kata Mira, DPD I Golkar NTT melalui Plt Ketua dan Plt Sekretaris yang sudah diberi SK Plt bertugas menjalankan roda Partai Golkar Sumba Timur akan segera berkoordinasi langsung dengan Gideon Mbilijora dan seluruh keluarga besar Partai Golkar Sumba Timur.

“Surat resmi dari Plt Ketua dan Plt Sekretaris untuk memulai konsolidasi Partai Golkar di Sumba Timur sudah dilayangkan kepada semua pihak keluarga besar Partai Golkar Sumba Timur untuk dijadwalkan lebih lanjut,” pungkas Mira. (OK)