DPR : Nakertrans Gagal Jalankan Program Gubernur NTT

0
0

KUPANG– Pencekalan dan penelantaran terhadap mahasiswi asal Kabupten Alor, Selfin Etidena oleh Satuan Tugas Anti Trafficking Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT di bandara El Tari Kupang mendapat reaksi keras Komisi V DPRD NTT.

Baca juga : Aksi Memalukan Satgas Trafficking Disnakertrans NTT Terlantarkan Mahasiswi Alor di Bandara El Tari

DPR menilai, Nakertrans dibawah pimpinan Plt Kadis, Sisilia Sona dinilai tidak siap mengeksekusi program Gubernur NTT, Vicktor Laiskodat.

“Kasus mahasiswi Alor menunjukkan bahwa dinas Nakertrans dalam hal ini Satgas human trafficking tidak siap mengeksekusi program gubernur,” ujar Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto kepada wartawan, Minggu (13/1/2019).

Baca juga : Reaksi Kadisnakertrans NTT Tanggapi Penahanan Mahasiswi Alor

Dia meengatakan, pada prinsipnya semua pihak mendukung komitmen pemerintah dalam hal ini gubernur NTT untuk mengatasi masalah human trafficking di NTT yang prosentasinya sangat tinggi. Namun, menurut Jimmi, dalam melaksanakan moratorium pengiriman tenaga kerja,  pemerintah dalam hal ini dinas Nakertrans agar memikirkan pola yang tepat dan menjauhi sikap arogan sehingga tidak merugikan masyarakat yang justru tidak terlibat dalam masalah human trafficking.

“Penahanan orang bepergian ke luar NTT tanpa prosedur yang benar dan merugikan penumpang yang ditahan terlihat benar jika dinas Nakertrans hanya sekedar menjalankan perintah gubernur, tetapi secara teknis tidak mampu menjalankan dengan baik dan menunjukkan sikap yang arogan,” tegas Jimmi

Baca juga : Kisah Pilu Derita Delti Seo, Siswi SMP Kupang Diperkosa, Hamil Hingga Diterlantarkan

Mahasiswi asal Kabupten Alor, Selfin Etidena ditahan peugas Satuan Tugas Anti Trafficking Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT di bandara El Tari Kupang, Jumat (4/1/2019) sekitar pukul 14.00 wita. Setelah ditahan Selfin malah diterlantarkan. Ia ditahan karena tidak menunjukan kartu mahasiswa (KTM) saat pemeriksaan.

Peristiwa itu terjadi ketika Selfin hendak kembali ke Jakarta dari bandara Mali Alor dan transit di Bandara EL-tari kupang.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Nusa Tenggara Timur (NTT), Sisilia Sona mengatakan penumpang yang ditahan di bandara El-Tari Kupang bukan mahasiswa.

“Sesuai informasi yang kami dapatkan dari petugas lapangan bahwa dia (Selfin) bukan mahasiswa. Informasi awal petugas saya mewawancarai dia beda dengan informasi yang selama ini disebarluaskan,” ujar Sisilia kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Baca juga : Niat Kredit Uang, Kakek 74 Tahun Malah Ditipu Puluhan Juta oleh Marketing PT Taspen Asa Kupang

Sisilia malah mengaku heran Selfin kuliah di tiga perguruan tinggi.

“Yang pertama ngaku UGM, yang kedua ngaku UKDW, ya sudalah kita lihat nanti,” ujar Sisilia sinis,” katanya. (OK/L6)