Security BPJS Kesehatan Alor Tuntut Keadilan karena Dipecat Sepihak

Security BPJS Kesehatan Alor Tuntut Keadilan karena Dipecat Sepihak

624 Read

ALOR– Habel Futboe, salah satu security BPJS Kesehatan Unit Kabupatem Alor menuntut keadilan ke Dinas Nakertrans Alor terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh pihak BPJS yang dianggap sepihak.

Baca juga : Kisah Pilu Derita Delti Seo, Siswi SMP Kupang Diperkosa, Hamil Hingga Diterlantarkan

Habel bekerja pada perusahaan milik BUMN ini sebagai security sejak Juni 2017. Namun ia diberhentikan sepihak sejak Januari 2018 lalu. Selain di PHK sepihak, upah lembur selama bekerja pun tak dibayarkan.

“Saya sudah mengadu ke Nakertrans tetapi sampai sekarang juga belum ada tangapan,” ujar Habel kepada wartawan, Senin (14/1/2018).

Ia mengatakan, selain tanpa surat PHK, pemberhentian itu disampaikan secara lisan kepala unit BPJS Kesehatan Alor melalui rekan kerjanya.

Dari informasi rekannya, Habel kemudian menemui kepala unit. Ternyata benar, ia sudah diberhentikan bahkan posisinya sebagai security sudah diganti orang lain.

“Apa kesalahan saya. Inikan perusahan BUMN, setidaknya ada surat buat saya. Saya juga tidak pernah buat masalah dan tidak pernah menerima surat peringatan dari pihak vendor maupun BPJS,” katanya.

Baca juga : Tiketnya Disobek, Biaya Kepulangan Selfina Ditanggung Keluarga, Sisilia : Sampai jumpa di Yogyakarta

Sampai saat ini, kata dia, BPJS belum memberi informasi jelas alasan pemecatan.

Pengawas bidang tenaga kerja Dinas Nakertrans Kabupaten Alor, Jhon Mabilesi mengaku sudah mengagendakan pengaduan Habel.

“Kami agendakan di 2019 ini dan tinggal dijadwalkan, setelah itu kami keluarkan undangan kepada kedua bela pihak  untuk mediasi. Semau pengaduan kami ditindak lanjuti, sudah menjadi tugas dan tangung jawab kami,” katanya. (Julio Faria)

Komentar Anda?