Hendak ke Kalimantan, 12 Warga Malaka Dicekal Satgas Nakertrans NTT

0
0

KUPANG – Sebanyak 12 orang calon tenaga kerja asal Kabupaten Malaka, NTT ditahan Satgas Human Trafficking Dinas Nakertrans Provinsi NTT di pelabuhan Tenau, Kupang, Rabu (30/1/2019), sekitar pukul 16.30 Wita.

“Ada tiga orang perempuan dan sembilan orang laki-laki,” ujar Kabid Pembina Hubungan Industrial (PHI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Thomas Suban Hoda kepada wartawan, Selasa (30/1/2019).

Baca juga : Cekal Mahasiswi Alor, Plt. Kadis Nakertrans NTT Dipolisikan

Ia mengatakan ke-12 orang tersebut ditahan lantaran tidak mengantongi identitas diri. Mereka hendak berangkat menuju Nunukan, Kalimantan Utara.

“Kita tahan karena tidak prosedural,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, semuanya berasal dari Kabupaten Malaka. Tujuh orang dari kecamatan Malaka Barat, empat orang kecamatan Wewiku dan satu orang dari kecamatan Weliman. Mereka beralasan memiliki keluarga dan akan bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit.

“Ada dua anak dibawah umur. Mereka kita istirahatkan dulu malam ini di sini. Kita siapkan makanan dan besok kita fasilitasi untuk kembali ke Malaka,” tandasnya.

Baca juga : Ombudsman NTT Temukan 3 Dugaan Maladministrasi Kasus Pencekalan Selfina

Amina Hoar (39), seorang perempuan yang ditahan, mengaku berangkat ke Nunukan untuk bekerja. Ia juga mengaku membawa salah satu anak bawah umur karena dimintai oleh orangtuanya.

“Kami dicuriga hendak ke Malaysia. Padahal saya sudah tiga tahun kerja disana,” katanya. (OK/L6)