Siswi SMA di Kupang Diperkosa Ayah Kandung Hingga Melahirkan

0
63

KUPANG– Seorang ayah seharusnya memberikan perlindungan dan kasih sayang kepada anaknya. Tetapi tidak bagi NP. Ayah 46 tahun ini malah tega memperkosa anaknya NN (17) hingga mengandung.

Baca juga : Jerit Kesakitan Bocah SD Ungkap Aksi Bejat Ayah Tiri di Kupang

Aksi ayah bejat itu terkuak ketika korban yang merupakan siswi kelas 2 di salah satu SMA di Kota Kupang itu melahirkan bayi laki-laki di rumah sakit umum Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

“Saat lahir baru dia mengaku, bahwa dia dihamili oleh ayahnya sendiri,” ujar Ibu korban, Rince Benu kepada wartawan belum lama ini.

Baca juga : Ayah Bejat di Kupang Tega Cabuli Anak Kandung

Ia menceritakan, kehamilan putrinya itu tidak diketahuinya sama sekali. NN diketahui hamil oleh neneknya setelah ia berlibur ke kampung halamannya di TTS.

“Dia datang awalnya kami tidak tahu, karena selalu pake jeket. Dia tidak cerita ke saya. Dia hanya cerita ke neneknya. Saat ditanya siapa laki-laki yang menghamilinya, ia hanya menyebut nama seorang laki-laki bernama Putra, tetapi dia tidak jelaskan siapa itu Putra sebenarnya,” katanya.

Ia mengungkapkan, suaminya yang bekerja sebagai buruh kasar itu selama ini tinggal sendirian bersama putri sulungnya itu di kos di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

“Dulu kami sama-sama di sini, namun karena anak kami mulai sekolah, maka saya ikut anak yang lain tinggal di TTS. NN, tinggal bersama bapaknya di kos,” ujarnya.

Baca juga : Aksi Bejat Sopir Angkot di Kupang, Sekap dan Perkosa Siswi Kelas 6 SD di Kamar Kos

Dari pengakuan NN kepadanya, sang ayah mengancam akan membunuhnya apabila ia menolak dan menceritakan kejadian itu ke orang lain.

BACA JUGA:   Baru 4 Bulan Menikah, Ibu Muda di Sikka Ditemukan Tewas

“Saat persalinannya di rumah sakit, mereka semua mau sembunyikan ke saya, tetapi sebagai seorang ibu, saya tidak tega melihat anak saya melahirkan sendiri, saya akhirnya ke rumah sakit, disitulah dia mengaku dihamili ayahnya sendiri,” tandasnya.

Dari pengakuan anaknya di rumah sakit, ia kemudian melaporkan ke Polres TTS pada 7 Desember 2018. Namun, karena kejadiannnya di wilayah Kota Kupang, Polres TTS mengarahkannya membuat laporan di Mapolresta Kupang Kota.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Moynafi mengaku sudah menerima pelimpahan kasus tersebut dari Polres TTS.

Kasus ini sedang ditangani serius reskrim Polres Kupang Kota. (OK/L6)