Pesan Terakhir Dewi Susanti Korban Kecelakaan Maut di Oesapa Barat Untuk Ibunya 

0
2

KUPANG-Kecelakaan maut yang terjadi di jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa, (12/2/2019) meninggalkan duka bagi keluarga.

Lakalantas maut itu merenggut nyawa Dewi Susanti Nenotek (25), warga jalan Suratim, Kelurahan Oesapa. Sedangkan dua sahabatnya mengalami luka serius.

Baca juga : Bonceng Tiga dan Tak Pakai Helm, 3 Warga Kupang Tabrak Truk Kontainer, 1 Meninggal Dunia

Ibu kandung Dewi, Netalia Nenotek Penun mengaku kaget dan terpukul saat mendengar kabar kepergian putrinya.

Ia mengatakan, Dewi merupakan anak sulung hasil pernikahan bersama suaminya. Dewi dikenal sebagai sosok gadis muda yang ulet dan mandiri.

“Saya kaget karena ia barusan pamit keluar dari rumah,” ujar Netalia saat dikunjungi penanggungjawab pelayanan dari PT Jasa Raharja Cabang NTT, Laurensius A. Suyanto, Rabu (13/2/2019).

Ia menceritakan, korban pamit dari rumah untuk menjual barang jajanan di KM 9, Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

“Ternyata itu pesan terakhirnya untuk kami semua,” katanya.

Detik-detik Kecelakaan Maut 

Kecelakaan maut itu terjadi di jalan Timor Raya, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa, (12/2), sekitar pukul 17.30 wita.

Dewi Susanti bersama dua temannya menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi DH 3346 KG. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Oesapa menuju Kupang. Nahas menimpa mereka saat hendak mendahului truk kontainer bermuatan penuh. Sepeda motor yang dikendarai Bebi Baituna (21) warga Pankase menabrak salah satu sepeda motor yang terparkir di sisi kiri jalan.

Dewi dan kedua temannya tidak memakai helm. Bebi sang pengendara hanya mengalami luka ringan. Sementara, Kevin Anggelia Manuk (20) mengalami luka serius di tangan dan kepala. Sedangkan Dewi Susanti Nenotek meninggal dunia.

BACA JUGA:   Baru 4 Bulan Menikah, Ibu Muda di Sikka Ditemukan Tewas

Terima Santunan

Lakalantas maut yang merenggut nyawa Dewi Susanti Nenotek ini ditanggapi cepat PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT.

Jasa Raharja Cabang NTT menyerahkan santunan duka kepada ahli waris almahrum Dewi Susanti Nenotek, Rabu, (13/2/2019).

“Dana santunan yang diterima ahli waris
Ny. Netalia Nenotek Penun yang merupakan ibu kandung almahrum sebesar 50 Juta. Penyerahan santunan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” ujar penanggungjawab pelayanan, Laurensius A. Suyanto kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Ia mengatakan, dana santunan langsung ditransfer via rekening bank setelah sebelumnya berkas pengajuan dinyatakan absah. (Ola Keda/L6)