Perjuangan Warga Sikka dari Minum Air Batang Pisang Hingga Menikmati Air Bersih

0
3

SIKKA-Kerinduan masyarakat desa Iligai, desa Baopaat dan desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, NTT akan air bersih akhirnya terwujud.

Berkat kerja keras warga dan PDAM Kabupaten Sikka, ketiga desa yang pernah mengkonsumsi air batang pisang kini dialiri air bersih.

Air bersih itu diresmikan secara adat di Desa Baopaat, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Rabu (13/2/2019). Upacara peresmian air dihadiri Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo Idong.

Baca juga : Aksi Damai Warga Sikka Protes Pembuangan Limbah Berbahaya PLTMG 

Camat Lela, Rikardus Piterson mengatakan peresmian air merupakan momen yang sangat luar biasa karena mengobati kerinduan warga akan air bersih.

“Dulu warga hanya mengkonsumsi air dari batang pisang, tetapi sekarang masyarakat bisa melihat air yang mengalir langsung ke kampungya,” ujar Rikardus.

Ia mengatakan, proyek pemasangan air minum bersih itu dikerjakan sejak 2017.
Untuk desa Iligai sudah disambung 139 titik, desa Baopaat 135 titik sedangkan desa Hepang 60 titik. Untuk kekurangan yang belum terpasang, desa Baopaat 66 titik, desa Iligai 373 dan desa Hepang 471 titik.

Khusus untuk desa Hepang di tahun 2019 mendapat alokasi dana jaringan perpipaan dari APBD sebesar Rp.185 juta sementara dua desa lainnya dialokasikan dari dana desa.

“Kita bersyukur, susah bertahun-tahun mendambakan akan air saat ini kita sudah menikmati air,” katanya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo Idong mengatakan, dimasa kepemimpinannya, ia  akan berjuang untuk menyelesaikan persoalan air bersih di kabupaten Sikka.

“Kalau air bersih saja kita tidak mampu selesaikan, bagaimana kita menyelesaikan persoalan lain yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Untuk melayani air bersih, PDAM akan melakukan penambahan sambungan rumah secara gratis untuk mengelola sarana air minum.

BACA JUGA:   Kreativitas Ibu-Ibu PKK Desa Marokota Ciptakan Sabun Herbal

“40 ribu sambungan rumah itu sudah dalam RPJM kami, kami akan memperjuangkan supaya masyarakat Kabupaten Sikka seluruhnya bisa terlayani air bersih,” tandasnya.

Baca juga : Dua Jembatan di Sikka Putus, Warga Ancam Tak Pilih Jokowi Jika Gubernur NTT Acuh

Direktur PDAM Sikka, Fransiskus Laka mengatakan, aliran air itu dialirkan langsung dari mata air Nirangkliung tampa melalui instalasi pengelolaan air.

“Kami masih harus membenahi perpipaan agar seluruh warga tiga desa bisa teraliri. Ini masih uji coba, satu minggu kedepan diupayakan sudah normal, dan sudah disosialisasikan ke masyarakat,” katanya. (J.dgz)