Komisi V DPRD NTT Minta Dinkes Antisipasi Kasus DBD dan Malaria

0
27

KUPANG– Komisi V DPRD NTT meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) segera menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria yang saat ini mewabah di beberapa wilayah.

“Sesuai Permenkes nomor 1501 tahun 2010, dinas kesehatan segera melakukan koordinasi lintas sektor termasuk penyiapan anggaran juga SDM demi antisipasi penanggulangan kasus-kasus KLB baik DBD dan malaria,” tegas Ketua Komisi V, Jimmy Sianto, saat rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan NTT, Senin (18/02/2019).

Baca juga : Langkah Cepat Komisi V DPRD NTT Tanggapi Keluhan Gaji Guru Honor dan Tawuran Antar Pelajar

Menurut Jimmi, Dinkes wajib melakukan penetapan KLB DBD agar selanjutnya dilakukan penetapan pos anggaran.

“Ini penting sekali. Dinkes harus segera buatkan desain program agar bisa meminimalisir penyakit DBD dan lainnya. Jangan menjadi pembicaraan saat sudah korban, harus ada pencegahan,” kata Jimmi.

Dinkes juga dituntut menyiapkan sumber daya manusia agar kasus KLB dapat ditangani dengan mudah.

“Kita berharap kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian dinas yang nantinya selalu menghadapi persoalan KLB di NTT. Sebagai perwakilan rakyat kita serius tanggapi persoalan rakyat termasuk penyakit musiman yang bisa mematikan,” katanya. (DIAN)