Langkah Taktis Pemkab Sikka Atasi Kelangkaan Minyak Tanah

Langkah Taktis Pemkab Sikka Atasi Kelangkaan Minyak Tanah

229 Read

SIKKA-Unuk mengatasi kelangkaan minyak tanah, pemerintah kabupaten (Pemkab) Sikka menggelar operasi pasar.

Operasi itu bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan bahan bakar minyak tanah untuk keperluan sehari-hari.

“Operasinya selama empat hari di empat titik, yakni pasar Waigete, pasar Wairkoja, pasar Lekebai dan pasar Alok,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Setda Sikka, Bajo Carolus Boromeus da Cunha, Selasa (19/2/2019).

Baca juga : Penderita DBD di Sikka Meningkat

Ia mengatakan, harga minyak tanah dalam operasi pasar sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi), yakni 4000 rupiah per liter.

“Minyak tanah tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan rumah tangga. Sementara untuk kebutuhan yang lebih banyak kami layani setelah kebutuhan warga terlayani,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, pihaknya berkoordinasi dan bekerjasama dengan PT Pertamina Maumere dan dua agen minyak tanah yakni PT Rovin jaya dan PT Bolawolon.

Operasi pasar itu melibatkan Tim BBM, TPID Kabupaten Sikka, para camat, dan aparat keamanan dari Polsek dan Koramil setempat serta aparat Polisi Pamong Praja.

Baca juga :Diduga Stres, Pria Sikka Nekat Gantung Diri

Selain operasi sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Sikka juga telah mengambil langkah taktis untuk jangka panjang. Untuk jangka panjangnya, Pemkab Sikka telah berkoordinadi dengan PT. Pertamina untuk selalu menyiapkan stok BBM minyak tanah yang cukup bagi kebutuhan masyarakat.

Operasi pasar itu disambut baik masyaraka. Mereka meminta agar ketersediaan minyak tanah selalu tetap diperhatikan.

“Kami senang bisa dapat minyak tanah, apalagi dengan harga sesuai HET. Biasanya di kios-kios dijual 4.500 rupiah. Kami harap ke depan tidak ada lagi kesulitan memperoleh minyak tanah ,” ujar Ibu Vero, salah satu pembeli. (J.Dgz)
 

Komentar Anda?