Meski Dihentikan, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Rote Ndao Bisa Diproses Kembali

0
0

KUPANG– Polda NTT menghentikan penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu milik Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu. Polda NTT beralasan kasus itu tidak memenuhi unsur yang disangkakan. Meski dihentikan, namun kasus ini bisa diproses kembali jika ditemukan data baru.

“Kalau datanya ada berarti masih bisa, karena peluangnya ada,” ujar Wakil Direktur Kriminal Umum Polda NTT, AKBP Anton C Nugroho kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).

Baca juga : Polda NTT Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Rote Ndao

Kasus dugaan ijazah palsu yang dilaporkan Bima Fangidae pada 20 November 2018 lalu ini tidak bisa dilanjutkan ke tingkat penyidikan setelah Polda NTT melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor dan beberapa saksi.

“Kami sudah periksa pelapor, lima orang terlapor dan sembilan orang saksi dan hasilnya tidak memenuhi unsur pasal 263 KUHP tentang pemalsuan,” katanya.

Baca juga : Bupati Terpilih Rote Ndao Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Ia mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui universitas itu pernah ada dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya Surabaya terdata pada Forlap Dikti.

“Hasil itu maka kami berpendapat kasus ini tidak dapat ditindaklanjuti atau ditingkatkan ke tahap penyidikan,” imbuhnya. (Ola Keda)

BACA JUGA:   Baru 4 Bulan Menikah, Ibu Muda di Sikka Ditemukan Tewas