Belum Terverifikasi BKPP, Puluhan Tenaga Kontrak di Flotim Gagal Tes PPPK

0
0

LARANTUKA– Sebanyak 60 tenaga penyuluh pertanian Flores Timur (Flotim) gagal mengikuti tes Computer Assited Test (CAT) untuk calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena namanya belum terverfikasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Flotim.
Selain tenaga penyuluh, delapan guru kontrak daerah juga bernasib sama.

Baca juga : Catat! Ini Janji Wabup Flotim : 25 Februari Pasar Inpres Akan Ditempati Pedagang

Koordinator penyuluh pertanian Kabupaaten Flotim, Yohana Benga Kian mengaku kecewa pasalnya, sejak PPPK dibuka sejak 14-17 Februari lalu, ia bersama rekan lainnya sudah mendaftarkan diri secara online dan dinyatakan sudah memenuhi seluruh persyaratan. Berkas yang sudah dilengkapi itu, lanjut dia, diantar ke BKPP Flotim untuk dilakukan  verifikasi data.

Bahkan, ia bersama rekannya sudah mendapat undangan dari Sekda Flotim  dengan nomor surat dari BKPP Flotim untuk mengikuti simulasi pada 22 Februari. Namun, hingga kini nama mereka diketahui belum terveifikasi pihak BKPP.

“Kami ke BKPP menanyakan alasan kenapa nama kami tidak ada. Dan setelah dicek salah satu kabid di BKPP, ternyata nama-nama kami belum diverifikasi, sedangkan  jadwal ujian yang dikeluarkan dari BKN tanggal 23-24 untuk sistim CAT,” ujar Yohana kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Baca juga : Aktivis Anti Korupsi Ungkap Keterlibatan Keluarga Bupati Flotim dalam Proyek JTP Sagu

“Kami tenaga kontrak pusat sudah mengabdi 11-12 tahun yang mengetahui kepala daerah melalui Dinas BKPP Flotim. Semua proses sudah kami ikuti, tetapi sampai jadwal tes, nama kami belum terverifikasi sampai tanggal terakhir pembukaan portalnya,” tambah Yohana.

Peserta lainnya, Nikolaus Keraf dan Yakobus Sinyo da Gomez juga mengaku kecewa karena BKPP Flotim tidak melakukan verifikasi nama peserta yang sudah memenuhi syarat.

“Kami sangat  kecewa karena hari ini kami tidak bisa ikut tes karena nama kami tidak terdaftar, belum diverifikasi BKPP Flotim,” katanya. (NT/DIAN)