Aksi Sosial Apoteker Sikka, Pembagian Obat Gratis Hingga Tips Mengenal Obat 

Aksi Sosial Apoteker Sikka, Pembagian Obat Gratis Hingga Tips Mengenal Obat 

257 Read

SIKKA-Tenaga apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Kabupaten Sikka, NTT menggelar aksi sosial di Desa Korowuwu dan Desa Kolidetung, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Minggu (24/2/2019).

Aksi sosial itu dalam bentuk penyuluhan/sosialisasi penggunaan obat hingga pembagian obat gratis.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Sikka, Fransiska S.N. Rusli mengatakan aksi sosial ini merupakan kegiatan rutin tahunan IAI Cabang Sikka.

Baca juga : Intip Persiapan Polres Sikka Jelang Kedatangan Sandiaga Uno

Sosialisasi dan pemberian obat gratis bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menggunakan obat yang baik dan benar, sehingga tidak mengakibatkan efek negatif saat mengkonsumsi obat.

“Ini bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Kolidetung, Wihemmus Isolus berterimakasih karena desanya menjadi pusat kegiatan IAI.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Sebagai pemerintah desa, apapun programnya baik pemerintah maupun non pemerintah kami wajib terima, ini demi masyarakat kami,” katanya.

Menurut dia, kegiatan IAI Cabang Sikka ini juga merupakan program kerja desa yang tertuang dalam APBDes tahun 2019. Program ini merupakan tindaklanjut dari kebijakan pemerintah pusat mendorong pemerintah desa untuk mencegah penyakit stunting.

“Dengan APBDes kami mendukung kegiatan ini dengan beberapa program kesehatan seperti di poskesdes disiapkan sarana dan prasarana pendukung dengan membelikan doppler dan alat tensi,” katanya.

Ia berharap kegiatan sosial itu bisa dikolaborasikan dengan kegiatan desa.

Tips Mengenal Obat

Anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Sikka Tito Andromeda mengatakan untuk mendapatkan obat dengan benar dapat diperoleh di supermarket dan toko obat berijin. Sementara untuk obat dengan resep dokter hanya dapat diperoleh di apotek.

“Pastikan apotek yang anda datangi terpercaya dan dan memiliki ijin apotek dan pastikan ada petugas yang dapat menjamin obat yang anda beli,” ungkapnya.

Baca juga : Bakti-Kominfo Akan Bangun 17 BTS dan Akses Internet di Sikka

Ia menghimbau masyarakat untuk selalu memeriksa nomor registrasi dan nama alamat pabrik pembuat obat serta tanggal kedaluarsa.

“Ada dua golongan obat, obat bebas bercirikan bertanda lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam, obat bebas terbatas bercirikan bertanda lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam dan disertai dengan peringatan,” ujarnya

“Obat yang diperoleh dengan resep dokter adalah golongan obat keras dengan bertanda lingkaran berwarna merah dengan garis tepi berwarna hitam huruf tengah menyentu garis tepi, obat ini hanya boleh dijual di apotek,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial dan penyuluhan ini melibatkan seluruh pengurus IAI Cabang Sikka, para dokter spesialis dan dokter umum. Selain penyuluhan dan pemberian obat, anggota IAI juga melakukan pemeriksaan kesehatan warga secara gratis. (J.Dgz)

Komentar Anda?