Aksi Sadis Mahasiswa Kupang, Aborsi dan Kubur Bayi di Samping Asrama

Aksi Sadis Mahasiswa Kupang, Aborsi dan Kubur Bayi di Samping Asrama

379 Read

KUPANG– Polisi berhasil mengungkap kasus aborsi yang dilakukan mahasiswa Kupang, NTT, Senin (25/2/2019). Pasangan luar nikah ini diciduk setelah aksi mereka dilaporkan warga ke polisi.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto mengatakan, kasus aborsi itu melibatkan pasangan mahasiswa di asrama Pemda Alor berinisial, KMF (21) dan HD (20).

“Aborsi dilakukan di asrama Pemda Alor di RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana, sekitar pukul 17.00 wita,” ujar Didik kepada wartawan, Senin (25/2/2019).

Baca juga : Sadis, Mahasiswi Muhammadyah Kupang Bekap Bayinya Hingga Tewas

Ia mengatakan, kasus itu terkuak setelah kondisi HD memburuk pasca melahirkan. HD kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mamami Kota Kupang oleh kekasih dan rekannya. Hingga akhirnya, aksi sadis pasangan mahasiswa ini tercium polisi.

Menurut Didik, dari pengakuan pelaku, KMF menyebutkan, ia didatangi kekasihnya yang sedang hamil itu pada Sabtu (23/2/2019). Kepadanya, HD mengaku perutnya mulai sakit dan hendak melahirkan.

Semalam berjuang melawan sakit, HD akhirnya berhasil melahirkan bayinya pada Minggu (24/2/2019) sekitar pukul 17.00 wita. Bayi malang itu kemudian dibungkus dengan sarung dan langsung dimasukan ke kardus oleh KMF, kekasihnya.

KMF kemudian mengubur janin itu persis di samping asrama Pemda Alor tanpa ada yang membantunya.

Nahas, usai melahirkan, kondisi HD semakin memburuk. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan hingga akhirnya aksi sadis kedua mahasiswa ini diendus polisi.

Ia menambahkan, dari hasil pengembangan dan keterangan pelaku, polisi kemudian melakukan penggalian dan berhasil mengangkat jasad janin.

Saat ini pelaku, KMF sudah dimankan di Polsek Kelapa Lima, sementara pelaku, HD masih menjalani perawatan di RS. Mamami Kupang. (OK/L6)

Komentar Anda?