Kepala BKPP Flotim Bungkam Soal Nasib 68 Tenaga Kontrak yang Gagal Ikut Tes PPPK

Kepala BKPP Flotim Bungkam Soal Nasib 68 Tenaga Kontrak yang Gagal Ikut Tes PPPK

1,332 Read

LARANTUKA-Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Fidelis Larantukan bungkam terkait nasib 60 tenaga penyuluh pertanian dan 8 guru kontrak daerah yang gagal mengikuti tes Computer Assited Test (CAT) untuk calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

68 tenaga kontrak ini dinyatakan gagal mengikuti CAT setelah namanya tidak terverfikasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Flotim.

Fidelis tidak merespon panggilan saat dikonfirmasi wartawan via telepon seluler. Pertanyaan wartawan lewat pesan singkat pun tak digubris.

Baca juga : Agus Boli : Gedung DPRD Flotim tetap dibangun, lokasinya sudah sesuai Perda

Semetara itu, salah satu kepala bidang di BKPP Flotim, Yordan Daton yang dihubungi wartawan juga enggan berkomentar.

“Saya tidak bisa berkomentar apa-apa. Hubungi pimpinan saya saja, pak Fidelis,” ujar Yordan.

Tidak Terverifikasi

Sebelumya diberitakan, sebanyak 60 tenaga penyuluh pertaanian Flores Timur (Flotim) gagal mengikuti tes Computer Assited Test (CAT) untuk calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena namanya tidak terverfikasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Flotim.

Selain tenaga penyuluh, delapan guru kontrak daerah juga bernasib sama.

Koordinator penyuluh pertanian Kabupaaten Flotim, Yohana Benga Kian mengaku kecewa pasalnya, sejak PPKK dibuka pada 14-17 Februari, ia bersama rekan lainnya sudah mendaftarkan diri secara online dan dinyatakan sudah memenuhi seluruh persyaratan. Berkas yang sudah dilengkapi itu, lanjut dia, diantar ke BKPP Flotim untuk dilakukan  verifikasi data.

Bahkan, ia bersama rekannya sudah mendapat undangan dari Sekda Flotim  dengaan nomor surat dari BKPP Flotim untuk mengikuti simulasi pada 22 Februari. Namun, hingga kini nama mereka diketahui belum diverifikasi pihak BKPP.

“Kami ke BKPP menanyakan alasan kenapa nama kami tidak ada. Dan setelah dicek salah satu kabid di BKPP, ternyata nama-nama kami belum diverifikasi, sedangkan  jadwal ujian yang dikeluarkan dari BKN tanggal 23-24 untuk sistim CAT,” ujar Yohana kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Baca juga : Belum Terverifikasi BKPP, Puluhan Tenaga Kontrak di Flotim Gagal Tes PPPK

“Kami tenaga kontrak pusat sudah mengabdi 11-12 tahun yang mengetahui kepala daerah melalui Dinas BKPP Flotim. Semua proses sudah kami ikuti, tetapi sampai jadwal tes, nama kami belum terverifikasi sampai tanggal terakhir pembukaan portalnya,” tambah Yohana.

Peserta lainnya, Nikolaus Keraf dan Yakobus Sinyo da Gomez juga mengaku kecewa karena BKPP Flotim tidak melakukan verifikasi nama peserta yang sudah memenuhi syarat.

“Kami sangat  kecewa karena hari ini kami tidak bisa ikut tes karena nama kami tidak terdaftar, belum diverifikasi BKPP Flotim,” katanya. (RS/NT/DIAN)

Komentar Anda?