Jembatan Nasional di Labuan Bajo Putus Akibat Banjir

Jembatan Nasional di Labuan Bajo Putus Akibat Banjir

375 Read

KUPANG–   Sebanyak dua jembatan nasional yang menghubungkan Kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten lainnya di Pulau Flores tak bisa dilalui akibat putus tergerus banjir. Putusnya jembatan itu akibat hujan deras melanda wilayah itu.

“Ada satu jembatan yang putus yakni Jembatan Wailia serta Jembatan Waemese yang tergerus banjir, sehingga saat ini arus transportasi ke Labuan dari Ruteng terputus,” kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 3 Nusa Tenggara Timur, Ori Papote kepada wartawan, Jumat (8/3/2019).

Baca juga : Badai di Labuan Bajo, 8 Meninggal Dunia, Jaringan Telkomsel Putus Total

Menurut dia, saat ini sedang membuat jembatan darurat untuk memperlancar arus transportasi di wilayah itu. Pembuatan jembatan darurat membutuhakan waktu yang lama, sekitar dua atau tiga hari ke depan baru bisa dilalui.

“Sejumlah alat berat sudah bergerak ke daerah itu, baik dari Lembor maupun dari Labuan Bajo untuk secepatnya membuat jembatan darurat,” katanya.

Baca juga : 11 Rumah Terendam Banjir Bandang di Flores Timur

Ia menjelaskan, selain jembatan yang putus, kurang lebih 21 titik longsor juga terjadi di kabupaten itu sehingga menutup jalan nasional.

Lokasi longsor, kata dia, di kilometer 349 dan kilometer 355, namun sejumlah alat berat juga sudah membersihkan jalan dari longsoran tersebut. Namun, kata dia, ada dua titik longsor yang paling parah, yakni di Kampung Roe, Desa Golo dan Kampung Laos, Desa Culun, Kecamatan Mbeliling. (OK/L6)

Komentar Anda?