Dana PIP, Program Jokowi dan Perjuangan Hugo Pareira

Dana PIP, Program Jokowi dan Perjuangan Hugo Pareira

288 Read

SIKKA-Tanggapan miring masyarakat terkait pemberian beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) ditanggapi anggota Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Pareira.

“Sebagai anggota DPR RI dapil NTT 1, tugas saya memperjuangkan agar siswa-siswi di Dapilnya ikut menikmati PIP. Gunakanlah sepenuhnya untuk pendidikan anak-anak,” ujar Hugo kepada wartawan, Senin (11/3/2019).

Baca juga : Ada Gerakan Ganti Presiden, Hugo Pareira : Pilih Jokowi berarti mempertahankan Pancasila

Ia mengatakan, dana PIP merupakan program Jokowi yang diberikan kepada siswa-siswi tertentu karena pertimbangan latar belakang ekonomi. Beasiswa PIP itu diserahkan kepada siswa-siswi di seluruh Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Alor-Pantar sejak 23 Februari – 7 Maret 2019.

“Jumlah peserta didik yang menerima beasiswa PIP ini mencapai 2.788 siswa/siswi dengan pembagian 38 orang pada jenjang SD, 155 SMP, 2.346 SMA dan 249 orang pada jenjang SMK,” jelasnya.

Dana tesebut disalurkan melalui Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) langsung kepada para siswa sesuai dengan nama dan nomor rekening yang sudah dibuatkan oleh Kemendikbud.

Pentingnya pendidikan dalam kemajuan suatu Bangsa. Pendidikan merupakan aspek penting dalam tolak ukur berkembang atau tidaknya suatu bangsa yang biasa disebut dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Saya dari kecil sekolah di Maumere hingga lulus Doktor di Jerman dan akhirnya menjadi anggota DPR, semua itu berkat pendidikan yang baik,” ujarnya.

Sebagai anggota DPR RI, ia menjelaskan tugas DPR adalah menyerap aspirasi masyarakat, memperjuangkan dan menjembatani dengan menyampaikan apa yg diperjuangkan untuk rakyat, sambil menyampaikan peruntukan dari program tersebut kepada siswa-siswi, orang tua siswa dan juga guru untuk dipergunakan semestinya demi pendidikan anak-anak kita. Melalui program PIP, ia juga berkampanye melawan putus sekolah siswa yang marak terjadi di NTT.

Baca juga : Pesan Kebangsaan dari Hugo Pareira untuk Siswa dan Guru di Labuan Bajo

Ia meminta bupati atau camat dan dinas pendidikan setempat untuk terus memberikan motivasi bagi para siswa untuk lebih kerja keras mengejar ilmu.

“Saya mengerti pro kontra yang terjadi di media sosial. Tidak ada unsur ajakan untuk mencoblos Jokowi, mencoblos AHP atau mencoblos PDI Perjuangan dalam rangkaian kegiatan ini,” bebernya.

Jika ada sertifikat, itu berisi keterangan nama siswa, Nomor Surat Keputusan (SK), dan nomor rekening bank yang tujuannya untuk membantu siswa dan orang tua mencairkan dana beasiswa tersebut.

Ia berharap dengan adanya bantuan PIP, jumlah siswa-siswi putus sekolah di wilayah Flores, Lembata dan Alor-Pantar dapat berkurang, sehingga tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang tidak dapat melanjutkan sekolah hanya karena tidak memiliki seragam ataupun sepatu. (J.Dgz)

Komentar Anda?