Pengusaha Pelra di Pulau Semau MoU dengan Jasa Raharja

Pengusaha Pelra di Pulau Semau MoU dengan Jasa Raharja

77 Read

KUPANG– Para juragan di Desa Hansisi, Pulau Semau yang memiliki perahu pengangkut penumpang yang berizin, sepakat menandatangani MoU dengan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/3/2019).

Kesepakatan tersebut diambil setelah para juragan mendapat sosialisasi teknis dari PT Jasa Raharja (Persero).

Baca juga : Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Lakalantas di Oesapa Barat

Kepala Unit Operasional  Priatmojo mengatakan, Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Pemerintah yang ditunjuk oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum baik darat, laut dan udara.

Tokoh masyarakat desa Hansisi, Laasar Koen menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Jasa Raharja.

“Kita sebagai masyarakat, khususnya para puragan perahu harus patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Kita tidak tahu resiko yang terjadi saat kita melaut, kapan saja bisa terjadi tanpa kita duga, ini baik untuk menjaga kita dan penumpang jika terjadi resiko kecelakaan di laut,” ujar Laasar.

Terpisah, Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Prastio Surahmanto,SE,QIA menyampaikan ucapan terima kasih kepada para juragan yang bersedia bekerjasama dengan Jasa Raharja. Selanjutnya, kata dia, para penumpang angkutan umum yang sah akan mendapat perlindungan asuransi.

“Perlindungan asuransi dimulai pada saat penumpang naik kapal di dermaga/pelabuhan pemberangkatan dan berakhir pada saat penumpang yang bersangkutan turun di dermaga/pelabuhan tujuan,” katanya.

Baca juga : Langkah PT Jasa Raharja Tekan Angka Lakalantas di Ende

Ia berharap partisipasi dari semua stakeholder untuk mendukung Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat khususnya penumpang kapal di desa Hansisi, Pulau Semau.

Ia enambahkan, pada tanggal 1 Juli 2017, pemerintah telah efektif memberlakukan Peraturan Menteri Keuangan No. 15/PMK.010/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang, sehingga wajib hukumnya pengusaha angkutan umum menyalurkan iuran wajib yang telah dipungut dari penumpang kepada badan asuransi yang ditunjuk oleh menteri dalam hal ini Jasa Raharja. (Dian)

Komentar Anda?