Sanksi Pungut Sampah Bagi ASN NTT yang Kenakan Rompi Orange 

Sanksi Pungut Sampah Bagi ASN NTT yang Kenakan Rompi Orange 

194 Read

KUPANG– Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi kembali memberi peringatan keras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang saat ini dinilai indispliner.

Sebagai sanksinya, ia meminta para ASN yang masih menggenakan rompi memungut sampah di seputaran kantor gubernur. Ia juga mengkritisi sikap para ASN yang sempat berswafoto saat dihukum menggunakan rompi orange dua bulan lalu.

“Mari kita rubah, mulai hari ini harus disiplin dan punya integritas yang tinggi. Kita tidak sedang bermain-main dengan menggunakan rompi” ujar Josef saat apel kekuatan di halaman Gedung Sasando, Senin (1/4/2019).

Baca juga : Rompi Orange Bagi PNS NTT yang Dinilai Malas Kerja

“Anda boleh hebat, boleh terampil, tetapi tanpa integritas anda zero (nol). Karena itu harus disiplin, punya ketulusan kerja, ada output dan outcome dalam kegiatan,” tambahnya.

Politisi partai Golkar ini juga enggan menyapa para peserta apel dengan salam kebhinekaan karena sebagian ASN masih mengenakan rompi orange yang bertuliskan “Saya Tidak Disiplin”.

“Sengaja saya tidak menyapa dengan salam kebhinekaan, karena hari ini saya lihat masih ada ASN yang kenakan rompi orange. Salam kebhinekaan itu belum mencerminkan sikap dan perilaku para ASN yang baik,” ucapnya.

Baca juga : Viktor Laiskodat Minta Pembeli Kembalikan Komodo

Dalam arahannya, ia mengajak semua aparatur untuk bekerja mengejar ketertinggalan daerah. Lebih giat bekerja menurunkan angka kemiskinan dan menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTT yang masih jauh di bawah angka nasional.

“Secara Nasional angka Kemiskinan kita di NTT masih tinggi, di atas rata-rata nasional. Indeks Pembangunan Manusia kita juga masih berada di bawah angka nasional” jelasnya.

Ia berharap para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT dapat menunjukan etos kerja yang tinggi.

“Datang dan pulang kantor harus tepat waktu. Jangan sampai ruangan, tidak tau buat apa-apa. Saya minta kepada atasan untuk mendelegasikan tugas, membagi habis pekerjaan kepada staf,” tegasnya. (DIAN)

Komentar Anda?