Kupang Masuk Zona Merah Politik Uang, Bawaslu Patroli 24 Jam

Kupang Masuk Zona Merah Politik Uang, Bawaslu Patroli 24 Jam

35 Read

KUPANG– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang, NTT terus melakukan upaya pencegahan terhadap politik uang maupun kecurangan lain dalam pemilu 17 April mendatang.

Salah satu yang dilakukan adalah patroli pengawasan selama masa tenang dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan.

“Kota Kupang masuk zona merah rawan politik uang. Sehingga kita rutin patroli,” ujar Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni kepada wartawan, Senin (15/4/2019).

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada laporan resmi terkait politik uang namun, Bawaslu telah menerima banyak informasi terkait dengan adanya dugaan money politic.

“Ada yang menjanjikan, ada juga caleg yang memberikan bantuan untuk jalan, namun itu hanya informasi. Tetapi kami tetap telusuri,” tandasnya.

Baca juga : Dugaan Politik Uang di Lembata, Caleg Partai Garuda Diperiksa Panwascam

Memasuki H-1, Bawaslu Kota Kupang akan melakukan pemantauan selama 1×24 jam untuk mengantisipasi transaksi politik.

“Biasanya orang melakukan transaksi itu sangat tertutup. Sehingga untuk akses masuk kita ke dalam juga sangat sulit bahkan pihak kepolisian juga kesulitan. Yang pasti kita dalam sisa limit waktu 2 hari ini kita lakukan siaga, patroli-patroli untuk memantau,” katanya.

Ia berharap Pemilu 2019 bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa menghindari money politic. (Dian)

Komentar Anda?