Gegara Tali Kapal, Nelayan Sikka Tega Habisi Nyawa Tetangganya

Gegara Tali Kapal, Nelayan Sikka Tega Habisi Nyawa Tetangganya

553 Read

SIKKA– Pertengkaran antara IS (63) dengan Arifin (30) warga Dusun Sukun, Rt/Rw, 006/003, Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT berhujung maut.

Pertengkaran dua nelayan yang dipicu karena persoalan tali kapal itu, menewaskan ayah Arifin bernama, Aoping (56) warga RT 007 RW 004, Desa Semparong, Kecamatan Alok, Sikka. Aoping ditusuk IS menggunakan pisau hingga tewas ditempat, Jumat, 19 April 2019, sekitar jam 07.30 wita.

Baca juga : Prosesi Sakral Logu Senhor di Gereja Tua Sikka 

Kapolres Sikka, AKBP Rikson Situmorang menuturkan, kejadian itu bermula saat pelaku, IS dari arah pantai hendak menuju rumahnya. Dalam perjalanan, ia berpapasan degan anak korban bernama, Arifin dan terjadilah pertengkaran.

“Pertengkaran itu terjadi sampai di depan rumah Arifin hingga melibatkan ayahnya, Aoping,” ujar Rikson kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Karena dileraikan warga, kata Rikson, pelaku pun langsung kembali ke rumahnya. Namun, korban, Aoping malah menghina dan menantang pelaku.

Pelaku kemudian masuk ke dalam rumahnya dan mengambil sebilah pisau dan kembali ke rumah korban. Setelah berada di depan rumah korban, pelaku sempat dipukul oleh seseorang yang tidak diketahui oleh pelaku.

Bersamaan dengan  itu, korban sempat memukul kepala pelaku menggunakan kayu hingga berdarah. Tak terima dianiaya hingga berdarah, pelaku langsung menikam korban dengan pisau.

“Tikaman pertama mengenai lengan kiri korban. Setelah itu pelaku menusuk lagi perut bagian kiri korban hingga usus korban terburai keluar,” katanya.

Baca juga : Tuntut Ganti Rugi, Warga Sikka Blokir Jalan ke Bendungan Napung Gete

“Korban dengan pelaku masih status ipar. Bahkan rumah keduanya pun tidak berjauhan, hanya sekitar 20 meter,” tambahnya.

Saat ini jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan. Sementara pelaku sudah ditahan di Mapolres Sikka. (J.Dgz/Dian)

Komentar Anda?