Aksi Penutupan Pasar oleh Caleg Gagal di Flores Timur

0
45

LARANTUKA– Pemilu 17 April 2019 memang sudah usai, namun tampakanya tidak semua bisa menerima hasil perolehan suara. Salah satunya seorang calon anggota legislatif (caleg) DPRD di desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gagal meraih suara terbanyak, oknum Caleg bersama keluarga menutup pasar di Desa Sagu, Kamis 18 April 2019.

Baca juga : 5 Petugas KPPS di NTT Meninggal Dunia karena Kelelahan

Salah satu warga desa Sagu yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, penutupan pasar itu dilakukan oleh kepala desa Sagu lantaran anaknya yang merupakan Caleg dari Partai Gerindra nomor urut 5 Dapil 4 kalah dalam Pemilihan Legislatif.

“Yang tutup ayahnya Caleg. Di desa ia sebagai tuan tanah,” ujar sumber itu.

Ia mengatakan, sejak ditutup, warga setempat membuka pasar darurat di wilayah Wai Hala.

Baca juga : 51 TPS di NTT Gelar Pemungutan Suara Ulang

Kapolres Flores Timur, AKBP Deny Abraham mengaku papan penutupan pasar itu dipasang kepala desa Sagu. Namun menurutnya, masalah itu sudah dimediasi oleh Kapolsek Sagu dan tokoh masyarakat setempat.

“Untuk pasar milik pemerintah tidak ditutup, yang beliau tutup adalah kios-kios yang ada di tanahnya Kades. Sudah dimediasi sekarang sudah dibuka lagi,” tandasnya. (Dian/L6)