Aksi Brutal Oknum Polisi di Sikka, Siksa Pengendara Hingga Sekarat

Aksi Brutal Oknum Polisi di Sikka, Siksa Pengendara Hingga Sekarat

182 Read

SIKKA– Sungguh keji aksi oknum polisi di Polres Sikka. Bukannya menindak pengendara sesuai aturan, namun ia malah menganiaya pengendara hingga sekarat.

Korbannya adalah Yoseph, tukang ojek asal Desa Nele Barat, Kecamatan Nele, Kabupaten Sikka. Bersama keluarga, ia mendatangi Polres Sikka melaporkan aksi keji anggota polisi itu, Selasa (21/5/2019).

Baca juga : Polres Sikka Gelar Operasi Keselamatan Turangga 2019 Hingga Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

Menurut Yoseph, ada oknum polisi yang memaksanya menempelkan pelipis pada knapot motornya dalam kondisi mesin hidup. Akibatnya, wajah Yoseph mengalami cacat. Tak hanya dianiaya Yoseph juga sempat dimasukkan ke sel tahanan Polres Sikka oleh Bintara Polri tersebut

Ia menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya yang menggunakan sepeda motor berknalpot racing terjaring razia polisi, pada Minggu (19/5/ 2019) malam.

“Mungkin mendengar suara motor racing tersebut, mereka kejar dan tangkap saya di dekat Pom Madawat. Mereka bawa saya ke kantor polisi lalu aniaya saya. Saya tidak mau, tapi oknum polisi tersebut terus mendorong saya ke arah knalpot hingga luka seperti ini,” tutur Yoseph.

“Di Polres, saya disuruh menghidupkan motor lalu kuping saya ditempelkan ke knalpot racing sambil digas. Kemudian wajah saya ditempelkan ke knalpot panas hingga hangus dan cacat. Sesudah dianiaya saya dimasukan ke sel selama satu malam di Polres Sikka,” tambah Yoseph.

Keluarga korban, Remigius mengaku kecewa dengan ulah aparat yang melakukan penganiayaan.

“Saya minta agar Kapolres Sikka menindak tegas anggotanya yang melakukan kekerasan,” tegas Remigus.

Baca juga : Tak Terima Rambut Anaknya Digunting, Orangtua Murid di Sikka Balas Gunting Rambut Guru

Sementara itu, Kapolres Sikka, AKBP Rikson Sitomorang, S.I.K, mengaku telah menerima laporan soal dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anggotanya. Dia menyayangkan apa yang dilakukan anak buahnya karena tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya akan tindak anggota yang melakukan tindakan kekerasan terhadap warga. Dan untuk korban saat ini telah dilakukan perawatan di rumah sakit,” katanya.

Kepada keluarga korban, Rickson mengaku menanggung semua biaya pengobatan korban.

“Semua ini saya tanggung. Ini tanggungjawab saya sebagai pimpinan. Kalau sudah sembuh, besok atau lusa datang menghadap saya lagi ya. Yang jelas saya pasti tindak tegas anggota yang bertindak seperti ini,” ujarnya.

Rickson kemudian memanggil anggotanya untuk segera mengantar Yoseph mendapat pertolongan medis di rumah sakit TC. Hillers. Ia juga perintahkan untuk segera kembalikan motor milik tukang ojek tersebut.

“Ingat Knalpotnya ganti yang standar ya. Jangan lagi pakai yang bising atau racing yang mengganggu orang di jalan raya,” tandasnya. (J.Dgz)

 

Komentar Anda?