Polisi Usut Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Kabupaten Kupang

0
53

KUPANG– Lima anggota DPRD Kabupaten diduga menggunakan jasa Joki atau orang pengganti saat kunjungan kerja ke Jakarta dan Solo.

Kapolres Kupang, AKBP Indera Gunawan, mengatakan pihaknya sedang mendalami kasus joki yang diduga melibatkan anggota DPRD Kabupaten Kupang.

“Kita belum berani mengatakan jokinya siapa. Kita masih butuh data karena mesti dibuktikan dengan bukti-bukti tiket dan KTP. Saya memang sudah menerima laporan singkatnya. Tetapi data buktinya kita belum dapatkan. Silahkan didalami,” ungkap Gunawan kepada wartawan belum lama ini.

Baca juga : Kunker ke Jakarta, 5 Anggota DPRD Kabupaten Kupang Diduga Pakai “Joki”

Ia mengatakan, laporan singkat yang diterimanya berupa dugaan perjalanan dinas fiktif oleh anggota DPRD Kabupaten Kupang dalam rangka kegiatan di Jakarta.

“Tetapi kegiatannya seperti apa kita masih lakukan pendalaman. Apakah betul dia (anggota DPRD) menggunakan joki, dia menggantikan siapa, di Jakarta mau ke mana, tempat tinggalnya dimana dan ada mark up biaya perjalanan atau tidak. Sementara kita masih lakukan pendalaman,” tuturnya.

Meski demikian, Kapolres Indera Gunawan berjanji untuk menuntaskan kasus joki yang diduga melibatkan anggota DPRD Kabupaten Kupang tersebut.

“Kita harus tuntaskan. Jangan sampai yang bersangkutan memang berangkat. Kita harus cross check datanya dulu,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang, Yopi Nau mengatakan, dirinya menerima informasi terkait adanya jasa joki tersebut dari salah satu staf yang diduga diamankan pihak keamanan setelah tiba dari Jakarta di Bandara El Tari Kupang.

“Saya juga kurang tahu persis kejadiannya. Tapi setelah ada informasi di grup WA Sekwan DPRD Kabupaten Kupang oleh salah satu staf, saya langsung angkat telepon dan bertanya perihal kabar tersebut,” jelasnya. (DIAN/L6)