Pesan Damai di Sholat Idul Fitri : Jaga Ukhuwah Untuk NKRI

Pesan Damai di Sholat Idul Fitri : Jaga Ukhuwah Untuk NKRI

102 Read

SIKKA- Ribuan umat Islam di Kabupaten Sikka, NTT melaksanakan Sholat Ied di lapangan Kota Baru, Kota Maumere, Rabu 5 Juni 2019.

Umat Muslim yang hadir berasal dari lima wilayah kemesjidan di Kota Maumere yakni Masjid Darussalam Waioti, Masjid At Taqwa Beru, Masjid Al Hidayah Kota Uneng, Masjid Al Ansor Km 2, dan Masjid Al Muhajirin Perumnas.

Sholat Idul Fitri ini dipimpin oleh Imam Haji Adnan dan Khotib Ustadz Hainul Rasyid,S.Pdi.

Baca juga : Pawai Malam Takbiran di Kupang Dibatalkan

Khotib Ustadz Hainul Rasyid dalam ceramahnya meminta umat Islam di Sikka untuk selalu melakukan kebaikan dan menjauh segala bentuk kemungkaran.

“Alquran telah menjadikan amal mahruf nahi mungkar yaitu menyuruh manusia berbuat baik dan mencegah perbuatan jahat sebagai identitas generasi terbaik di dunia,” ujarnya.

Ia mengatakan, Islam tidak menghendaki manusia berkubang dalam dosa, sehingga masyarakat harus diselamatkan dalam kemungkaran dan kemaksyatan. Dalam mahakaryanya, Ihya Ulumuddin, hujjatul Islam  Imam al- Ghazali mengingatkan,sesungguhnya kerusakan rakyat disebabkan oleh kerusakan para penguasanya.

Kerusakan penguasa disebabkan oleh kerusakan ulama dan kerusakan ulama disebabkan oleh cinta harta dan kedudukan dan barang siapa dikuasai oleh ambisi dunia, ia tidak akan mampu mengurus rakyat kecil, apalagi penguasanya. “Allah-lah tempat meminta segala persoalan”.

Ketua Umum Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Drs. Lukman menyampaikan pesan moral kepada umat Islam untuk selalu meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga : Indahnya Toleransi, Pemuda Lintas Agama PAM Perayaan Idul Fitri

Menghadapi dan menyikapi situasi bangsa saat ini ia menekankan untuk tetap menjaga ukhuwah  dan persaudaraan dan persatuan sehingga NKRI tetap utuh terutama di Nian Tana Sikka.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutan usai Sholat Idul Fitri mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah, Minal aidin wal faidzin, mohon ma’af lahir dan batin kepada seluruh masyarakat muslim di Kabupaten Sikka.

Sebagai hari kemenangan, kata dia, Idul Fitri adalah mahkota indah yang layak diterima kaum muslim, karena telah melalui perjuangan selama 30 hari di bulan suci ramadhan, bulan penuh taubat dan maaf.

“Tentunya dalam 30 hari itu, kita semua sudah berpuasa, menahan lapar-haus, dan terutama menahan godaan untuk tidak berbuat yang jahat atau buruk, sebaliknya memperbanyak berbuat kebajikan bagi sesama,” katanya.

Ia meminta seluruh mayarakat Sikka untuk bersatu hati dan bergandeng tangan membangun Nian Tana Sikka.

“Saya percaya, jika kita sehati dan sepikiran, seiring dan sejalan, bersatu dan bersama-sama dalam bekerja memperjuangkannya, maka dengan ridho dan restu Allah, kita akan sukses,” tandasnya. (J.Dgz)

Komentar Anda?