7 Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Flotim Ditutup

0
85

SIKKA-Upaya pencarian terhadap nelayan asal Flores Timur (Flotim), Fandi Tukan (28) oleh petugas SAR tak membuahkan hasil. Fandi terjatuh dari perahu motor saat mencari Ikan pada 2 Juli 2019, sekitar pukul 02.30 wita di perairan Nobo.

Memasuki tujuh hari pencarian, tidak ada tanda-tanda keberadaan nelayan asal Lewolaga, Flotim ini.

Baca juga : Hilang Saat Melaut, Nelayan Asal Flotim Belum Ditemukan

Kepala Kantor Basarnas Maumere, I Putu Sudayana mengatakan, pencarian terhadap Fandi Tukan dinyatakan ditutup secara resmi dari Basarnas setelah melakukan operasi selama tujuh hari.

‘Hari ini operasi SAR terhadap Fandi Tukan resmi ditutup dengan hasil nihil,” ujar Sudayana kepada wartawan,” Senin (8/7/2019).

Baca juga : Gegara Tali Kapal, Nelayan Sikka Tega Habisi Nyawa Tetangganya

Ia mengatakan, usulan penutupan pencarian itu disampaikan Basarnas Command Center pada pukul 18.52 WITA melalui email kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere.

“Waktu pencarian sudah memasuki hari ke-7 dan sudah tidak efektif lagi, maka operasi SAR disetujui untuk ditutup,” katanya. (J.Dgz)