Mengecewakan, Pemadaman Listrik Warnai Dialog Ahok dengan Warga Kota Kupang

0
297

KUPANG– Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkunjung di Kupang, NTT, Selasa (13/8/2019).

Dalam kunjungannya, Ahok didampingi Anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024, Yohanis Fransiskus Lema serta Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi NTT Emelia Nomleni bersama sejumlah pengurus partai di daerah.

Baca juga : https://www.diantimur.com/2019/08/13/benarkah-ahok-jadi-calon-gubernur-ntt-2024/

Usai berdialog degan tokoh lintas agama, Ahok juga berdialog dengan warga Kota Kupang di Kantor DPD PDIP NTT. Nahasnya, dialog terbuka dengan mengusung tema ‘Baomong deng Ahok’ itu berjalan mengecewakan.

Pasalnya, dialog itu terganggu akibat pemadaman listrik. Kejadian itu saat Ahok sedang menjawab pertanyaan warga. Ironisnya, pemadaman itu terjadi hingga empat kali. Panitia pun nampak kewalahan. Mereka akhirnya berusaha mendatangkan mesin genset. Namun sayang, acara dialog itu sudah ditutup.

“Kecewa karena listrik padam saat Pak Ahok menjawab pertanyaan kami,” teriak salah satu warga yang tak diketahui namanya.

Ketua Pemenangan Pemilu, Chen Abubakar mengaku pemadaman listrik tersebut tak ada unsur kesengajaan. Bahkan, sebelun kedatangan Ahok, pihak teknisi sudah melakukan uji coba.

“Saat uji coba semalam tidak ada apa-apa, normal. Ini karena kabelnya digilas mobil. Biasa, tak ada yang luar biasa, wajar karena banyak orang,” ujarnya.

“Targetnya sekitar seribu, tetapi ini melebihi. Saya pernah buat acara lebih besar, massanya ratusan ribu saat kampanye di Soe, tetapi tidak pernah gangguan begini. Ini gangguan teknis, tidak ada kaitan dengan politik,” sambungnya.

Baca juga : https://www.diantimur.com/2019/07/30/ahok-akan-berkunjung-ke-ntt-jadi-ikon-politik/

Sementara Ketua DPD PDIP NTT, Emi Nomleni mengatakan kejadian itu di luar rencana panitia. Meski demikian, menurut dia, kejadian itu tidak bisa menghilangkan substansi akan kedatangan Ahok yang sesungguhnya. Ia juga mengapresisi persiapan yang yang telah dilakukan panitia.

“Substansinya itu misi mulia Ahok, bisa di maklumi hal-hal kecil begini. Teman-teman jangan membesar-besarkan,” katanya.

Kedatangan Ahok ke Kota Kupang dengan membawa misi mulia yakni ingin berinvestasi pakan ternak di salah satu kabupaten di Pulau Timor. Selain ingin berinvestasi, ia juga berdialog dengan tokoh lintas agama, akademisi dan masyarakat Kota Kupang. (Dian/L6)