Begini Kondisi Ibu 2 Bocah Kembar yang Ditemukan Tewas di Kamar Kos

0
8103

KUPANG– Dewi Regina (24) ibunda dari dua bocah kembar korban pembunuhan di Kelapa Lima, Kota Kupang dirawat instensif di Rumah Sakit SK Lerik Kota Kupang.

Salah satu keluarga, Rosalina Koy (52) mengatakan, dari keterangan pihak rumah sakit, Dewi mendapat dua luka tusukan benda tajam, di bagian leher dan perut.

“Di leher 3 cm dan di perut 6 cm,” katanya.
Ia mengaku, sekitar pukul 8.00 pagi tadi, Dewi terbangun dan sempat menanyakan kedua anaknya. 

“Dia bangun langsung cabut selang oksigen dan tanya anaknya. Kami jawab, kalau anak-anak di rumah,” ungkapnya.

Kakak kandung Dewi, Jefri Imron mengatakan pekan lalu, ia sempat menghubungi suami Dewi, Obir Masus menyampaikan rencana pesta adat keluarga di Lelogama, Amfoang Selatan.

Saat itu ia meminta berbicara dengan Dewi, namun Obir mengaku masih di tempat kerja. Lewat telepon itu, ia menyampaikan juga soal biaya urusan adat di kampung.

“Ada urusan adat tanggal 22 ini. Saya sampaikan kalau kami semua wajib kumpul uang Rp 400 ribu,” katanya.

BACA JUGA : https://www.diantimur.com/2019/09/06/2-bocah-di-kupang-ditemukan-tewas-di-kamar-kos-ibu-sekarat/

Sebelumnya, warga Rt 009 Rw 003 Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT digegerkan dengan penemuan mayat dua bocah bernama Angga Masus (5) dan Angki Masus (5) di kamar kos, Kamis (5/9/2019) sekitr pukul 17.10 wita.

Disamping dua jasad bocah kembar yang diduga korban pembunuhan itu, ibunda mereka yang bernama Dewi Regina (24) juga ditemukan tergeletak bersimbah darah. Hingga kini, Dewi masih menjalani perawatan intensif di RS SK. Lerik Kota Kupang. (Dian/L6)