Cinta Terlarang, Motif Yuliana Muda Cekik Bayinya Hingga Tewas

0
5964

KUPANG– Polisi menetapkan seorang wanita muda asal Desa Balaweling 2, Solor, Kabupaten Flores Timur bernama, Yuliana Virginia S. Muda (24) menjadi tersangka kasus pembuangan bayi di RT 42 RW 13, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang.

Kepada polisi, Yuliana mengaku nekat mencekik bayinya lantaran malu setelah mengetahui pria yang menghamilinya sudah beristeri. Pria itu bernama, Nyongki Autopah. Ia bekerja sebagai pegawai harian lepas di salah satu intansi pemerintahan di Kota Kupang.

Keduanya berkenalan lewat facebook. Saat itu, pria asal Timor Tengah Selatan (TTS) ini mengaku masih lajang. Hingga akhirnya keduanya sepakat menjalin hubungan asmara.

BACA JUGA : http://www.diantimur.com/2019/09/09/polisi-tetapkan-yvsm-jadi-tersangka-pembuangan-bayi/

Pada bulan Desember 2018, keduanya berjanji untuk bertemu. Atas nama cinta, Yuliana pun akhirnya pasrah ketika pria yang belum lama ia kenal itu meminta nginap di kamar indekosnya.

“Sesuai pengakuan tersangka, malam itu keduanya berhubungan layaknya suami isteri. Di bulan Februari, keduanya melakukan lagi, hingga akhirnya hamil,” ujar Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Bobby Mooy Nafi kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Ia kemudian menyampaikan kabar kehamilannya ke kekasihnya lewat pesan facebook. Namun, saat itu facebook milik Nyongki ternyata dipakai oleh seorang wanita yang mengaku isterinya. Sandiwara Nyongki pun terungkap. Yuliana akhirnya pasrah setelah tahu bahwa pria yang telah menghamilinya ternyata suami orang.

Meski kandungannya semakin membesar, namun Yuliana mengisi kesibukannya dengan urusan kampus. Hingga pada 27 Agustus 2019, tanpa bantuan siapapun, ia melahirkan seorang bayi laki-laki di kamar mandi. Karena tak mau menanggung malu, bayi malang itu kemudian dicekiknya hingga tewas. 

“Bayinya dicekik lalu diisi di karung,” katanya.

Saat jasad bayinya ditemukan dan menjadi tontonan warga, dirinya sempat berada di kerumunan bahkan menyaksikan saat jasad bayi dievakuasi petugas.  

“Ia berdiri di antara kerumunan warga, setelah itu masuk kamar kosnya,” ujar KBO Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sujana kepada wartawan, Minggu (8/9/2019).

Warga yang melihat perut Yuliana mengecil langsung menaruh curiga kepada perempuan asal Flores Timur itu. Atas informasi warga, polisi langsung menggeledah kamar indekos Yuliana dan ditemukan ramuan daun binahong dan sejumlah obat. (DianTimur/L6)