Viktor Laiskodat : Negara memanggil, saya tidak bisa tolak

0
6043

KUPANG– Gubernur NTT Viktor Laiskodat memberikan signal menjadi salah satu menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf yang akan diumumkan pada Minggu, 20 Oktober 2019. Bahkan Laiskodat sudah pamit kepada masyarakat NTT.

“Saya mohon izin jangan sampai ditugaskan Presiden untuk tetap bertugas di Jakarta. Jangan sampai besok saya ke Jakarta dan dapat tugas yang lebih besar,” ujar Viktor saat acara syukuran rakyat Melki Laka Lena di gedung Golkar NTT, Kamis (17/10/2019).

Ia mengatakan, sebagai anak bangsa, jika dipanggil untuk mengabdi bagi negara maka ia tak akan menolaknya.

“Saya siap mengabdikan diri saya untuk bangsa ini, jika negara memanggil, saya tidak bisa tolak. Saya akan berbuat hal yang lebih besar lagi untuk negara ini. Kalau ditanya, saya akan pilih jadi gubernur. Tetapi kalau diperintah maka saya tidak bisa tolak,” katanya.

Menurut Viktor, jika Presiden Jokowi memintanya untuk memilih tetap menjadi gubernur NTT atau menteri, menurut Laiskodat, ia akan tetap menjadi gubernur NTT sampai masa jabatannya berakhir pada 2023.

“Kalau tanya hati saya, Tuhan tahu saya cinta NTT. Tetapi kakau itu perintah, saya tidak bisa tolak, karena saya milik negara,” tandasnya. 

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, meski informasi itu sudah hangat diperbincangkan, namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.  

“Belum ada pemberitahuan resmi dari pak gubernu. Kalau info itu benar tentu kita sangat berbangga bahwa salah seorang putra terbaik bangsa asal NTT duduk dalam jajaran kabinet. Namun sampai saat ini pak gubernur belum memberitahu kepada kami. Kita menunggu saja beberapa waktu ke depan,” ujar Marius. (Dian)

BACA JUGA :