Demo Mahasiswa Unimor Kecam Aksi Premanisme Oknum Dosen

0
676

Foto : Mahasiswa Unimor saat menggelar aksi demo (foto : Nofry Laka)

KUPANG- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Lembaga Mahasiswa (BLM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Timor (Unimor), Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT menggelar aksi demonstrasi di halaman kampus, Selasa (11/2/2020).

Aksi itu sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap oknum dosen yang diduga mengancam, mengintimidasi bahkan mengintervensi hak dan kebebasan mahasiswa. 

Ketua BEM Unimor, Yasintus Bria dalam orasinya mengecam keras ketidakprofesionalan oknum dosen yang bukannya mendidik malah mengintimidasi mahasiswa.

“Aksi premanisme dosen membuat iklim akademik terganggu,” ujar Bria.

Dikatakannya, seorang dosen tidak boleh mengintervensi dan membungkam hak demokrasi mahasiswi. Karena, kebebasan berpendapat, kebebasan berserikat dan berkelompok telah dijamin konstitusi.

“Kebebasan menyampaikan pendapat tertuang dalam UU 1945 dan juga UU no 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum,” ucapnya.

Ia meminta PLT Rektor segera mencopot oknum dosen Elsa Kristianti dari jabatannya sebagai PLH Keprodi Bahasa Inggris dan Jabatanya sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Pendidikan.

“Jika tidak dipenuhi maka akan ada aksi susulan dengan masa yang lebih banyak,” tegasnya.

Berikut lima tuntutan mahasiswa :

1. Mendesak PLT Rektor Universitas Timor untuk secepatnya mencopot oknum dosen Elsa Kristianti., S.Psi.M.A dari jabatan PLH Keprodi Bahasa Inggris dan Jabatanya sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Pendidikan.

2. Mendesak PLT Rektor Universitas Timor untuk memberitahukan kepada ke-4 Dekan di fakultas masing masing agar bisa menghimbau kepada semua dosen agar dapat memberi penilain yang objective terhadap mahasiswa bukan dari faktor kedekatan, tetapi secara profesional.

3. Mengecam dengan keras pihak universitas Timor untuk segera buat kesepakatan bersama dengan BEM – BLM Universitas Timor sebagai pimpinan kelembagaan mahasisa terkait rencana pembangunan Gedung 20 ruangan tahun 2020.

4. Mendesak PLT Rektor Universitas Timor untuk segera buat aturan universitas tentang dosen-dosen universitas  timor  sesuai dengan UU no 14 tahu  2005 tentang Guru dan Dosen yang tercantum pada pasal 1 ayat 2 dan pada pasal 60.

5. Mendesak Pihak Universitas Timor untuk secepatya menindak  lanjuti masalah pungutan biaya Rp 2500 pada saat registrasi semester ganjil tahun akademik 2019/2020. (Novry Laka)