oleh

Tarsisia Hani Chandra Sosok Perempuan di Pilkada Lembata

DianTimur.com, Tarsisia Hani Chandra Menorekan rekor dalam pemilihan kepala daerah 2017 sebagai satu-satunya calon Bupati Perempuan di NTT yang lolos dan bertarung lewat jalur indepen bersama Linus Beseng sebagai calon wakil bupatinya. dengan nama paketnya Paket Halus.Sebelumnya Hani Chandra dan Linus Beseng pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Lembata 2019-2014.

Dalam maju menjadi calon Bupati dan wakil bupati Lembata, Hani Chandra-Linus Beseng dalam masa kampanye Dialogis di semua Kecamatan memaparkan Visi misi program-program yang bersifat relevan dengan potensi Lembata. Terlihat jelas dalam Visi misi Paket Halus Terwujudnya Lembata yang sejahtera dan berdaya saing berlandaskan budaya.dari visi memiliki 3 kata kunci yakni sejahtera yang ditandai dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, serta peningktan pelayanan dasar, berdaya saing yang ditandai dengan penigkatan rasio pegeluaran rumah tangga terhadap non pangan, peningkatan kualitas angka kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah, berlandaskan budaya yang ditandai dengan rujukan seluruh aktivitas pada nilai –nilai luhur budaya yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarkat Lembata.

Ibu Halima Lipa, Pedagang Ikan desa Hadakewa meminta agar ketika Paket Halus Terpilih, tolong memperhatikan Nasib Mereka.

“Ibu dan Bapa kalau terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati Lembata, tolong ingat dengan kami rakyat kecil,” ujar Lipa.

Dalam sesi Dialog, Ibu Salome, tokoh perempuan Desa Hadakewa, dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Paket Halus. “Budaya patriarkal yang selama ini ‘menghalangi’ perempuan untuk bisa mandiri, menjangkau pendidikan yang tinggi, memimpin dalam organisasi dan politik skala kecil dan besar, mendapatkan posisi dalam ruang publik dll harus dihilangkan. Juga tentang status perkawinan yang selalu memicu pembatasan ruang gerak kaum perempuan diatas kuasa laki-laki. Padahal sederhanya, pernikahan adalah sekedar proses legalisasi secara hukum dan agama untuk beraktivitas seksual dan bereproduksi, karena ketika tidak disertai ritual pernikahan tersebut, maka kedua aktivitas tersebut dinyatakan ilegal secara hukum dan agama yang kemudian dikenal dengan itilah “kumpul kebo”, “berzina

Hani Chandra yang juga Ketua Serikat Gerejani Santa Ana Paroki Maria Banuex Lewoleba dan Juga Sebagai Ketua Partai Perindo Kabupaten Lembata dalam kampanye Dialogis di Desa Hadakewa Kecamatan Nubatukan (9/11) merasa terharu dengan pengeluan Ibu-ibu penjual ikan yang menangis karena sejauh ini terkesan mereka terpinggirkan oleh pemerintah. Paket Halus berjanji akan selalu bersama rakyat ketika Tuhan dan restu Lewotanah menghendaki mereka menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lembata periode 2017-2022.

Kampanye Dialogis di desa Hadakewa di hadiri 400 orang masyrakat Hadakewa, terlihat mereka mendukung paket halus dalam pilkada lembata 2017.

loading...