oleh

Ketua DPRD NTT Sesalkan Sikap Jimmi Sianto

KUPANG- Anggota DPRD NTT dari Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding menggugat pimpinan DPRD NTT dan pengurus Partai Hanura NTT, Refafi Ga dan Siprianus Woka Ritan kubu Osaman Sapta Odang (OSO).

Gugatan Jimi itu menyusul adanya usulan surat pemberhentian antar waktu (PAW) dirinya oleh Partai Hanura NTT pimpinan Reffifa Ga.

Baca : Diusulkan PAW, Jimmi Sianto Gugat Pimpinan DPRD NTT

Gugatan Jimmi itu ditanggapi Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno. Dia menyatakan siap menghadapi gugatan tersebut. Anwar mengatakan akan menyiapkan pengacara untuk menghadapi gugatan Jimmi.

Anwar menjelaskan, sebelum menunjuk pengacara untuk mewakili lembaga DPRD NTT, pihaknya terlebih dahulu menggelar rapat pimpinan untuk menentukan sikap atas gugatan Jimi Sianto itu.

“Jika pimpinan sepakat untuk lanjutkan, maka kami akan siapkan pengacara untuk gugatan itu,” kata Anwar, Rabu, 5 Desember 2018.

Anwar mengaku penunjukan pengacara itu untuk memudahkan pimpinan DPRD NTT agar leluasa dan fokus menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan fokus dalam sosialisasi pemilu legislatif.

Bagi Anwar pimpinan DPRD NTT tidak memiliki tendensi dan kepentingan apapun dalam persoalan internal partai Hanura.

Dia juga menyesalkan sikap Jimmi yang mengajukan gugatan kepada pimpinan DPRD NTT, karena justru permasalahannya berada di Partai Hanura.

“Pimpinan DPRD NTT hanya hanya menjalankan tugas adminaitrasi. Putusannya ada ditangan Mendagri, apakah menyetujui atau menolak proses PAW, nanti yang menentukan ya di mendagri sana,” kata Anwar.

Menurut dia, hasil rapat pimpinan DPRD dan Sekwan secara kolektif mengusulkan agar Jimmi Sianto di reposisi dan PAW atas usulan DPD Partai Hanura. Atas usulan itu, pimpinan DPRD melanjutkan ke KPU untuk mengecek siapa mengganti Jimmy di DPRD NTT.

“KPU NTT sudah menyerahkan nama Simon Riwu Kaho sebagai pengganti Jimmy,” katanya.

Berdasarkan kesepakatan pimpinan DPRD, maka diusulkan ke Gubernur NTT untuk selanjutnya diusulkan ke Mendagri guna proses PAW.

“Kami sepakat ajukan PAW ke Mendagri, tetapi masih menunggu kelengkapan berkas dari Simon Riwu Kaho,” tutupnya. (OK/L6)

loading...