oleh

Hari Ini, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Pastor yang Aniaya Warga, Jadi Tersangka?

KUPANG– Kasus dugaan penganiayaan terhadap Derven Birnat Sunis (38) warga Desa Netemnanu Selatan, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang oleh FXP, salah seorang pastor di Keuskupan Kupang, NTT, kini dalam proses penyidikan Polres Kupang.

“Saksi-saksi sudah diperiksa. Sudah ada empat saksi yang diperiksa dan mau periksa empat saksi lagi,” ujar Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Ebed Amalo, Senin (5/8/2019).

http://www.diantimur.com/2019/08/02/diduga-aniaya-warga-seorang-pastor-di-kupang-dipolisikan/

Ia mengatakan, untuk mengungkap kasus itu, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap FXP hari ini. 

“Mau periksa pastor tetapi belum datang. Kalau hari ini tidak datang maka penyidik akan ke Oepoli untuk lakukan pemeriksaan, biar mempercepat proses,” katanya.

Kasus ini bermula ketika beberapa ekor ternak sapi milik warga bernama Laus Manue yang masuk ke halaman gereja pada Selasa malam, (9/7/2019).

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Ebed Amalo (Foto : ILO)

Karena merusak tanaman gereja, beberapa penjaga pastoran mengejar dan melempari sapi-sapi tersebut. Melihat aksi pelemparan sapi tersebut, Derven Suni (38) yang kebetulan berada di lokasi berusaha mencegahnya.

“Saya tegur salah seorang penjaga gereja yang mengusir sapi yang bernama Yoseph Fallo. Saat itu saya tendang bambu yang dia pegang dan terkena mukanya. Tapi saat itu saya langsung minta maaf,” tutur Derven, Jumat (2/8/2019). 

Aksi Derven itu ternyata sampai ke telinga FXP. Ia kemudian dijemput oleh FXP menuju rumah pastoran. Setelah tiba di pastoran, korban langsung dianiaya.

Korban bersama keluarga kemudian melaporkan FXP ke Polres Kupang dengan nomor laporan : STPL/D/289/VII/2019/NTT/POLRESKUPANG. (DIAN/L6)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.