by

Legislator NTT Minta Pemda Serius Atasi Gagal Tanam

Foto : Anggota DPRD NTT, Taolin Ludovikus

MALAKA– Anggota DPRD NTT, Taolin Ludovikus meminta pemerintah kabupaten Belu, Malaka dan TTU Serius  memperhatikan masalah gagal tanam di wilayah itu. 

Saat ini, di kabupaten Belu, Malaka dan TTU, khususnya di daerah Kaubele, Sukabitetek, Mota Maro, Obor, Lurasik, Harekakae dan sekitarnya mengalami gagal tanam. Hal ini, menurut dia, harus segera ditangani pemerintah setempat. Jika tidak, akan berpotensi  terjadinya kelaparan serius.

“Kita tidak bisa melawan kejadian alam yang berubah-ubah ini, tetapi kita juga harus bisa berpikir bagaimana caranya melakukan sesuatu untuk antisipasi  bahaya kelaparan yang mungkin akan terjadi nanti,” anggota DPRD NTT dari Partai PKB kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Sebagai anggota DPRD NTT dari daerah pemilihan tiga kabupaten itu, ia merasa prihatin atas kondisi petani yang mengalami gagal tanam akibat curah hujan yang tidak menentu.

Ia berharap Pemkab serius memperhatikan persoalan gagal tanam dengan berusaha mencari solusi mengantisipasi bahaya kelaparan di wilayah-wilayah  yang mengalami gagal tanam.

“Pemerintah Belu, Malaka dan TTU, harus serius menanggapi ini dan segera melakukan pendataan daerah-daerah yang berpotensi mengalami kelaparan.  Pemerintah sedini mungkin harus bisa mencari solusi agar bisa menjawab persoalan kelaparan yang mungkin akan terjadi  akibat gagal tanam tersebut,” tegasnya.

Jangan Fokus Pilkada

Lodovikus juga mengimbau agar Pemkab jangan hanya fokus mengeluarkan energi besar untuk  urusan Pilkada yang akan dilaksanakan September mendatang.

“Memang Pilkada itu penting, tetapi bagi saya yang amat penting adalah bagaimana kita menyelamatkan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan  tanam dan terancam kelaparan,” katanya. 

Ia meminta petani yang mengalami gagal tanam di wilayah itu agar memaksimalkan pemanfaatan sumber-sumber air untuk menanam tanaman umur pendek agar bisa membantu pemenuhan kekurangan pangan.  (Novry Laka)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *