oleh

Hebat, Kota Kupang Raih Opini WTP

Foto: Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat mengikuti penyerahan LHP BPK secara virtual

KUPANG- Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak berdiri sebagai daerah otonom 24 tahun lalu, Kota Kupang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kupang Tahun 2019. 

Penyerahan LHP BPK kali ini sedikit berbeda dari biasanya karena berlangsung secara virtual bersamaan dengan Pemkab Nagekeo yang juga meraih opini WTP, Kamis (30/7/2020). 

Opini WTP adalah opini audit yang akan diterbitkan BPK jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Jika laporan keuangan diberikan opini jenis ini, artinya auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, perusahaan/pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan. 

Wali Kota Kupang, Jefirstson R Riwu Kore, mengatakan, WTP merupakan bukti pencapaian hasil kerja keras berbagai pihak mewujudkan visi terwujudnya Kota Kupang yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas KKN melalui misi Kupang jujur yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bebas KKN dan transparansi pengelolaan keuangan. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan NTT atas penilaian dan penghargaan yang telah diberikan kepada Pemkot Kupang.

“Secara khusus terima kasih juga saya sampaikan kepada tim auditor karena bimbingan dan rekomendasinya pencapaian ini bisa terwujud,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (31/7/2020).

Menurut dia, meski telah meraih opini WTP, namun harus ada upaya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di tahun mendatang.

BACA JUGA:   Pemkot Kupang Siapkan Bus Trans Kota dengan Tarif Subsidi

Mengenai catatan yang diberikan oleh BPK, dia berjanji bersama jajaran Pemkot Kupang akan langsung menindaklanjuti, sehingga target tindak lanjut secara nasional yakni 75 persen bisa tercapai.

“Saya mengajak seluruh komponen Pemkot Kupang untuk terus giat bekerja mewujudkan perubahan yang ingin dicapai. Pretasi tidak dapat dicapai tanpa perubahan ke arah yang lebih baik. Ayo berubah,” tandasnya. 

Ketua DPRD kota Kupang, Yehezkiel Loudoue, mengapresiasi atas pencapaian Pemkot Kupang.

Diakuinya, selama empat periode dia menjabat sebagai anggota DPRD Kota Kupang, baru dimasa kepemimpinan Wali Kota Jefri Riwu Kore, Kota Kupang bisa meraih opini WTP. Namun, dia mengingatkan Pemkot Kupang untuk harus tetap bekerja keras.

“Masih ada sejumlah catatan yang harus diselesaikan. DPRD selalu memberikan dorongan politik dan kesempatan bagi Pemkot untuk mengelola keuangan daerah sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya. (Dian)

loading...