oleh

Jadi Pariwisata Super Prioritas, Gubernur NTT Ingatkan Warga Mabar Tidak Jual Tanah

Foto: Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat berkunjung ke Manggarai Barat

LABUAN BAJO- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat (4/9/2020).

Kunjungan Viktor itu dalam rangka memastikan secara langsung komitmen pembangunan pemerintah terealisasi dilapangan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaanya.

Dihadapan warga, Viktor mengingatkan masyarakat untuk tidak menjual tanah kepada orang luar. Tetapi dapat melihat ini sebagai peluang bisnis yang bagus dengan membuka usaha seperti menyediakan rest area bagi para pengunjung baik domestik maupun mancanegara, sehingga mereka dapat menikmati keindahan alam di Manggarai Barat dengan nyaman.

“Tanah ini adalah aset berharga milik kita. Saya minta jangan pernah dijual. Cukup disewakan saja kepada orang yang ingin usaha di tanah ibu dan bapak sekalian. Biarkan generasi-generasi setelah kita, tetap menjadi pewaris atas tanah didaerah ini,” tegas Viktor. 

Ia mengajak semua elemen untuk serius dalam membangun daerah khususnya Manggarai Barat dengan bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat agar mengalami ketertinggalan dari daerah-daerah lain.

Ia juga menyinggung soal permasalahan ketersediaan listrik, air dan jaringan komunikasi yang masih kurang di Manggarai Barat. 

“Kita masih bicara tentang jalan yang rusak, air yang terbatas, listrik yang tidak ada, signal yang tidak ada. Ini adalah kebutuhan yang harus kita penuhi dan kita harus mengejar ketertinggalan ini. Koordinasi dan kerja lintas sektor kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan ini,” katanya. 

“Kita punya perkebunan yang luar biasa, baik itu coklat dan kopi yang merupakan kopi terbaik di dunia, namun kita tidak boleh hanya jual bahan baku saja, tapi kita juga harus mampu harus sediakan industrinya,” sambungnya.

Ia berharap masyarakat Manggarai Barat memiliki jiwa kewirausahaan karena Manggarai Barat merupakan salah satu daerah pariwisata super prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Bangun SMK Pariwisata

Viktor mengatakan, untuk menunjang pariwisata di daerah tersebut, Pemprov NTT akan membuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata, sehingga dapat mempersiapkan aspek Sumber Daya Manusia (SDM) lebih terampil dan profesional.

“Saya tidak mau bangun SMA disini, tetapi saya akan sediakan SMK Pariwisata agar anak-anak kita mempunyai keterampilan dan keahlian dalam bidang pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat mengapresiasi kedatangan gubenur NTT.

Menurut dia, arahan gubernur NTT memotivasi agar Pemda lebih giat membangun sehingga Manggarai Barat semakin maju dan berkembang.

“Tidak saja hanya di Labuan bajo tetapi juga di kecamatan-kecamatan lainnya yang berpotensi untuk maju dan berkembang,” tutupnya. (Dian)