oleh

Proyek Bendungan Manikin NTT Telan Korban Jiwa

KUPANG- Seorang pekerja proyek Bendungan Manikin di Desa Baumata Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas tertimpa longsor pada Selasa (15/9/2020).

“Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 14.30 WITA, yang meninggal bernama Edy Mulyono Prastowo,” ujar PPK Bendungan Manikin Rofinus Bani saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (15/9/2020).

Sebelum longsor, Edy sempat berteduh di bawah tempat pemancangan tiang di proyek Bendungan Manikin.

“Ada getaran saat kegiatan pemancangan tiang sehingga terjadi longsor, pas di tempat dia berteduh,” katanya.

Menurut Rofinus, kasus yang menewaskan seorang pekerja itu telah ditangani polisi.

Terpisah, Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka mengaku, masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

Jenazah Edy, kata Elpidus, telah dibawa ke Rumah Sakit Leona Kupang.

“Nanti jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk kepentingan visum,” ujar Elpidus.

Untuk diketahui, bendungan Manikin baru dikerjakan tahun 2019 setelah kontraknya ditandatangani akhir Desember 2018. Bendungan Manikin mempunyai kapasitas tampung 28,2 juta m3, dengan biaya konstruksi sebesar Rp1,9 triliun.

Bendungan Manikin diharapkan menyediakan air baku di Kabupaten Kupang dengan debit sebesar 0,7 m3 per detik, irigasi 310 hektare lahan pertanian, pengendalian banjir 600 m3/detik, pengembangan pariwisata serta pembangkit listrik tenaga mikro hidro dengan daya 0,1 MW. (Julio Faria)

loading...