oleh

Masuk Zona Merah Covid-19, Flotim Terapkan Denda Bagi Warga Tak Bermasker

Foto: Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payon Boli

LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menerapkan denda Rp50.000 bagi warga yang tidak memakai masker guna memberikan efek jera terhadap ketidakpatuhan pada protokol pencegahan penularan COVID-19.

“Perbubnya sudah ditandatangani pak bupati. Sudah ada penindakan sambil sosialisasi,” ujar Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).

Ia mengatakan, penerapan denda berupa uang ini sebagai sanksi penyadaran agar semua warga memiliki kesadaran untuk ikut mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu. Selain itu, pemberlakuan denda mengingat kondisi Flores Timur sudah kembali ke zona merah penyebaran COVID-19 setelah adanya kasus terbaru sebanyak 7 orang personel TNI-AD dinyatakan positif COVID-19.

“Kita mencegah lebih baik dari pada mengobati,” katanya.

Selain penerapan denda, pemerintah juga telah mengeluarkan surat edaran pembatasan jam pelajaran di sekolah dan tempat ibadah. 

“Untuk sekolah sudah ada edaran. Sementara  rumah ibadah, bapak uskup juga sudah keluarkan surat edaran,” tandasnya. (Dian)

BACA JUGA:   Sembuh dari Covid-19, Kapolres Kupang Donor Plasma Konvalesen