oleh

Diduga Terlibat Penganiayaan, Oknum Pengacara di Sikka Dilaporkan ke Polisi

Foto: Keluarga korban saat berada di Polsek Waigete

SIKKA-Oknum pengacara di Kabupaten Sikka, NTT berinisial PRB bersama dua, VNJ dan MK diduga melakukan pengroyokan terhadap Yasinta Nona Manis (51) di Kloangrotat, Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Senin (19/10/2020) sekitar pukul 13.30 Wita.

Kasus penganiyaan terhadap ibu guru ini kemudian dilaporkan ke Kepolisian Sektor Waigete.

Salah seorang keluarga korban, Laurensius yang ditemui media ini pada Senin (19/10/2020) malam di Mapolsek Waigete mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika dirinya bersama korban melayat di rumah keluarga yang meninggal dunia di Desa Pogon.

Usai mengikuti acara penguburan, mereka diajak makan di rumah duka. Nahasnya, saat hendak pamit pulang, ia langsung dikeroyok tiga pelaku hingga babak belur.

Ia pun bersama korban langsung melapor ke Polsek Waigete. Atas laporan tersebut, anggota Polsek Waigete langsung menuju ke TKP.

Pantauan media ini, sekitar pukul 22.00 wita, korban dan salah satu pelaku berinisial PRB sudah berada di Mapolsek Waigete guna dimintai keterangan. Sedangkan 2 pelaku lainnya belum memenuhi panggilan polisi dan rencananya hari ini akan dihadirkan.

Informasi yang diperoleh dari anggota Piket di Mapolsek Waigete, kasus tersebut sudah dilaporkan kepada Kapolres Sikka dan Kapolsek Waigete yang pada saat itu tidak berada di tempat.

Sementara itu korban, Yasinta Nona Manis mengaku, sebelumnya tidak bermasalah dengan ketiga pelaku yang masih berstatus ponakan tersebut.

“Saya tidak ada masalah dengan mereka. Saya baru ke kampung ini karena ada acara penguburan keluarga. Saat pamit pulang, VNJ langsung pukul saya, tidak lama MK juga pukul di kepala. Tidak lama kemudian, PRB datang pukul di pipi. Saya langsung lari ke mobil, saya tidak balas mereka, saya hanya bilang terima kasih sudah pukul saya,” ungkap Yasinta.

Ia mengaku telah dilakukan visum namun hasilnya belum diketahui. Informasinya, kasus tersebut akan diselesaikan pada Selasa (20/10/2020) di Mapolsek Waigete. (Dian/Kumparan)