oleh

Kontes Lagu di Kampung Kreatif Adonara Tak Kantongi Ijin, Polisi: Jika dipaksakan akan dibubarkan

ADONARA– Meski sudah ada surat edaran pelarangan pengumpulan massa di tengah pandemi covid-19, namun pihak pengelola kampung kreatif di Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT bersikukuh menggelar kontes lagu/lomba karaoke yang rencananya akan digelar, Selasa (5/1/2020). 

Kapolres Flotim, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Adonara, Ipda Emanuel Kia Belan mengatakan pergelaran kontes lagu/lomba karaoke itu tidak mendapat ijin keramaian dari kepolisian. Hal itu karena, covid-19 di NTT masih terus meningkat. 

“Tidak diijinkan, jika dipaksakan maka saya akan bubarkan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu, (3/1/2021).

“Kalau pun mereka patuhi protokol covid seperti pakai masker atau kegiatannya digelar di ruangan dengan peserta terbatas, itu pun harus ada rekomendasi dari gugus tugas covid-19. Tapi jika seandainya ada rekomendasi, lalu tidak patuhi protokol kesehatan maka sama saja, itu melanggar prokes. Yang pastinya, dari kepolisian tidak memberi ijin,” sambungnya.

Sementara itu, salah satu manajemen pengelola kegiatan yang menolak namanya dipublikasikan mengaku kegiatan itu akan tetap digelar pada Selasa (5/1/2020) di lokasi kampung kreatif, meski tidak mengantongi ijin.

“Apa bedanya? tiap malam ramai pengunjung mulai dua malam lalu. Sudah dua hari ini karaoke request lagu biasa. Tanggal 5 ini kami mencoba untuk lagu-lagu yang direquest tiap malam untuk tampil dalam bentuk lomba,” katanya. 

Informasi yang dihimpun media ini, sebelumnya, panitia kampung kreatif pernah mengajukan ijin untuk penyelenggaraan kontes lagu. Namun, pengajuan ijin tersebut ditolak karena berdasarkan surat himbuan dari Kapolres Flotim, semua kegiatan yang bisa menciptakan kerumunan dan keramaian yang berpotensi melanggar protokol kesehatan, tidak diijinkan. Apalagi, Flores Timur hingga saat ini masih zona merah. (Dian)