oleh

Penjelasan Bupati Manggarai Barat Soal Tongkat Komando

LABUAN BAJO – Hari pertama berkantor, Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (1/3/2021).

Dalam sidaknya itu, ia nampak memegang tongkat komando. Menurut Endi, tongkat komando yang dibawanya merupakan simbol sebagai pemimpin daerah di kabupaten itu.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Pakai Tongkat Komando, Pakar: Tidak Ada Aturan

Ia menjelaskan, pada tongkat tersebut, terdapat juga simbol atau lambang tiga bunga melati.

“Simbolnya, melambangkan seorang pemimpin. Seperti di Polres, saya (Kapolres) mau menunjukkan saya komandan kalian, sama juga dengan bupati, saya mau menunjukkan saya pemimpin kalian,” jelas Endi.

Menurutnya, lambang atau simbol bunga melati pun terdapat dalam institusi seperti kepolisian dan instansi lainnya.

Sebelumnya, pakar hukum tata negara, Dr. John Tuba Helan mengatakan, sudah tidak ada aturan di pemerintahan sipil mengunakan tongkat komando. Tongkat hanya digunakan dikalangan militer dan kepolisian.

“Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah tidak mengatur tentang itu, karena memang tidak cocok digunakan dikalangan sipil,” ujarnya kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Menurut dia, Indonesia sudah memasuki era demokrasi dan sudah meninggalkan pemerintahan otoriter, sehingga penggunaan tongkat komando tidak dibenarkan.

“Sudah tidak zamannya lagi. Kita sudah tinggalkan pemerintahan otoriter, maka jangan kembali lagi ke sistem yang buruk. Pemimpin dan yang dipimpin menjalin hubungan kekuasaan berdasarkan kesadaran, bukan komando,” tandasnya.

Baca Juga: Berstatus Tersangka, Bupati Manggarai Barat Kembali Diperiksa Jaksa

Dihimpun dari Wikipedia, penggunaan tongkat komando hanya digunakan oleh Kapolres/Dandim, Komandan Skadron pendidikan, Komamdan Skadron udara, Komandan Pusdik, Komandan Lanal, Komandan Satuan Radar, Komandan Batalyon, Komandan Brigif, Komandan Brimob, Komandan Lanud, Komandan Lantamal, Kapolda/Pangdam, Gubernur Akpol, Gubernur Akmil, Panglima Kostrad,Komandan Corps Marinir, Komandan Paskhas, Panglima Armada, Komandan Jendral Kopasus, KSAD/KSAL/KSAU dan Kapolri/Panglima TNI. (GE/DIAN)