oleh

Guru Honorer di Manggarai Timur Cuma Digaji Rp 300 Ribu per Bulan


BORONG– Wakil Bupati (Wabub), Manggarai Timur (Matim), Stefanus Jaghur mengaku prihatin nasib guru honorer yang digaji Rp. 300 ribu per bulan.

“Jujur, saya merasa sedih dan prihatin. Hati saya menangis karena masih ada guru honorer di wilayah kabupaten ini yang digaji dengan 300 ribu untuk sebulannya,” ujar Wabub Jaghur saat reses Anggota DPR Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Parera (AHP) di SMA Negeri 2 Borong, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Bank NTT Borong Diduga Sunat Dana Bantuan Covid-19 Milik Warga

Ia berharap, AHP bisa memperjuangkan nasib guru honorer yang ada di Matim agar bisa diperhatikan pemerintah pusat.

“Besar harapan kita, hasil pertemuan ini bisa diperjuangkan wakil rakyat yang duduk di senayan,” harap Jaghur.

Sementara itu, Andreas Hugo Pareira (AHP) mengatakan pemerintah menyiapkan 1 juta formasi untuk tenaga P3K pendidikan, yang terdiri dari tenaga honorer yang selama ini mengabdi dengan kategori usia 35+.

“Seleksi administrasi untuk tenaga P3K, akan dilakukan bulan Mei. Dan dilanjutkan di bulan Agustus untuk ujian seleksi kesempatan pertama,” kata AHP.

Ia berharap, semua guru honorer tetap semangat dalam pengabdian. Ia juga meminta agar semua guru mengikuti proses ujian P3K yang akan dibuka pemerintah nantinya. (Laporan Reporter Dian Timur.com, Yopie Moon)