oleh

Bupati Simon Dukung Semua Pembangunan Tempat Ibadah di Malaka

Malaka– Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak., SH., MH mendukung semua pembangunan tempat-tempat ibadah di kabupaten Malaka. Hal itu disampaikan Bupati Doktor Simon Nahak kepada wartawan, Sabtu (3/7/2021) pukul 13.13 Wita.

Menurut Doktor Simon Nahak bahwa, kita sebagai umat yang beriman harus saling membantu dalam hal pembangunan gereja.

“Hidup saling membantu sudah jelas tertera dalam Kitab Suci, manusia harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-harinya,” ucap Doktor Simon Nahak kepada wartawan.

Bentuk pengamalan nyata Doktor Simon Nahak yakni dalam pembangunan rumah doa Kapela Stasi Bateti Paroki Santo Yohanes Baptista Besikama di Desa Loofoun Kecamatan Malaka Barat sementara berjalan. Dirinya mengimbau agar semua pihak memberi dukungan untuk Gereja agar tumbuh dan berkembang.

“Bukan hanya gereja, tempat ibadah lain, bahkan termasuk balai adat juga akan kita bangun di kabupaten Malaka khusus di Desa Weoe Kecamatan Wewiku,” kata Bupati Simon kepada wartawan usai meninjau kegiatan pembangunan Kapela Stasi Bateti, Jumat (2/7/21).

Dikatakan, perhatian dan partisipasi terhadap pembangunan tempat ibadah dan balai adat mengimplementasikan sikap menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam sekitarnya.

Artinya, lanjut Bupati Simon mendukung pembangunan tempat ibadah dan balai adat sudah menunjukkan suatu keterlibatan dalam menjaga keharmonisan hubungan tersebut.

Saat ini, pembangunan Kapela Bateti sementara berjalan. Partisipasi dan keterlibatan dalam kegiatan pembangunan menjadi bagian dari usaha membangun Gereja (red, iman umat). “

Karena itu, saya sebagai kepala daerah datang dan turun tangan untuk langsung  melihat. Apa yang harus saya lakukan,” jelas Bupati Malaka Doktor Simon.

Selanjutnya, sumbangan dan dukungan apa saja terhadap pembangunan tempat ibadah perlu dipandang sebagai keikhlasan memberi dalam relasi personal dengan Tuhan. Sepertinya, Bupati Malaka ingin memberi pesan, tangan kanan yang memberi tidak boleh diketahui tangan kiri. Karena berdonasi itu perihal tangan terbuka dan tangan tertutup.

BACA JUGA:   Bupati Simon Bahas Penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak

“Kehadiran saya di sini untuk mensuport. Secara pribadi, saya juga akan memberi bantuan dan tidak usah berteriak. Ini penting untuk tetap menjaga semangat saling membantu,” pinta Bupati Simon sambil mengapresiasi Pastor Paroki Besikama dan Pastor Romo Frans Naikofi Projo bersama panitia pembangunan Kapela Bateti atas inisiatif dan kerja kerasnya. (Laporan Reporter Diantimur.com, Nofry Laka)